Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Flu Burung H5N1 Merenggut Nyawa Anak di Kamboja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Februari 2023 10:59 10:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Februari 2023 10:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang anak perempuan berusia 11 tahun di Kamboja meninggal dunia akibat flu burung. Itu merupakan infeksi H5N1 pertama pada manusia di Kamboja sejak 2014, kata pejabat kesehatan.

Flu burung atau avian influenza, biasanya menular di kalangan hewan jenis unggas (ayam, burung, bebek) dan tidak dianggap mengancam kesehatan manusia sampai 1997 ketika virus diketahui menjangkiti pengunjung pasar unggas hidup di Hong Kong.

Selama ini kebanyakan kasus pada manusia di berbagai belahan dunia melibatkan kontak langsung dengan unggas yang positif virus tersebut.  Namun, belakangan ini muncul kekhawatiran tentang infeksi pada berbagai hewan mamalia dan kemungkinan virus dapat berevolusi sehingga menyebar lebih mudah di kalangan manusia.

Dilansir Associated Press Kamis (23/2/2023), anak perempuan dari sebuah desa di Provinsi Prey Veng di tenggara Kamboja diketahui jatuh sakit pada 16 Februari dan dibawa ke rumah sakit di ibu kota, Phnom Penh. Setelah mengalami demam hingga 39 derajat Celsius, batuk dan tenggorokan sakit dan meninggal dunia tidak lama kemudian, dia didiagnosis mengidap virus H5N1, kata Kementerian Kesehatan Kamboja dalam sebuah pernyataan hari Rabu malam.

Petugas kesehatan telah mengambil sampel dari seekor burung liar yang mati di kawasan konservasi dekat rumah anak perempuan itu, kata kementerian dalam pernyataan lain yang dirilis hari Kamis.  Kementerian juga mengatakan petugas di daerah itu juga akan memperingatkan warga agar tidak menyentuh unggas yang mati dan sakit.

Baca Juga

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Menteri Kesehatan Kamboja Mam Bunheng memperingatkan bahwa flu burung berisiko tinggi terutama bagi anak-anak yang memberi pakan atau mengumpulkan telur dari kandang, bermain bersama burung atau membersihkan kandang mereka.

Gejala infeksi H5N1 mirip dengan flu lain, seperti batuk, sakit di badan dan demam. Dalam kasus serius pasien bisa mengalami infeksi pada paru-paru atau pneumonia.

Pada bulan Januari, seorang anak perempuan berusia 9 tahun di Ekuador menjadi kasus infeksi manusia pertama yang dilaporkan di kawasan Amerika Latin dan Karibia. Dia dirawat dengan obat antivirus.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamboja memiliki 56 kasus H5N1 pada manusia dari tahun 2003 hingga 2014 dan 37 di antaranya fatal alias menyebabkan kematian.

Secara global, sekitar 870 infeksi pada manusia dan 457 kematian akibat H5N1 telah dilaporkan ke WHO di 21 negara. Namun, kecepatan infeksi melambat, dan ada sekitar 170 infeksi dan 50 kematian dalam tujuh tahun terakhir.

Awal bulan ini, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan risiko dari flu burung ke manusia rendah, meskipun penyebaran flu burung di kalangan hewan mamalia seperti cerpelai, berang-berang, rubah, dan singa laut menjadi kekhawatiran.

“H5N1 telah menyebar luas pada burung liar dan unggas selama 25 tahun, tetapi penyebarannya ke mamalia baru-baru ini perlu dipantau secara ketat,” ujarnya memperingatkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:flu burungH5N1KambojaWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyanyi R Kelly Ditambah Hukuman 20 Tahun Kasus Pencabulan Anak
Tulisan selanjutnya Abang-Beradik Tahanan Guantanamo Dipindahkan ke Pakistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi

Berita
23 Agustus 2026 14:09
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri

Terbaru

  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
  • 600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
  • Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Mungkin Anda Juga Suka

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

27 Agustus 2026 23:34
Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

27 Agustus 2026 15:03
Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

27 Agustus 2026 14:15
Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

27 Agustus 2026 12:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?