Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Arab Saudi Memperkenalkan Maskapai Baru untuk Bersaing dengan Emirates dan Qatar Airways

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Maret 2023 10:48 10:48 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Maret 2023 10:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Arab Saudi mengumumkan pada Minggu (12 Maret), pembentukan maskapai penerbangan nasional baru, sebagai bagian dari rencana menjadikan Riyadh sebagai pusat penerbangan global untuk menyaingi Dubai dan Doha.Riyadh Air “bertujuan untuk meluncurkan penerbangan ke lebih dari 100 tujuan di seluruh dunia pada tahun 2030,” lapor Saudi Press Agency (SPA).

Kerajaan Teluk itu menguraikan tujuan penerbangan yang ambisius sebagai bagian dari agenda reformasi “Visi 2030” Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBA). Ini mencakup lebih dari tiga kali lipat lalu lintas udara per tahun menjadi 330 juta penumpang pada akhir dekade ini. Ia juga ingin menambah hingga lima juta ton kargo setiap tahunnya.

November lalu, pihak berwenang mengumumkan rencana untuk bandara baru di ibu kota Riyadh, meliputi 57 kilometer persegi untuk menampung 120 juta pengunjung per tahun pada tahun 2030 dan 185 juta pengunjung pada tahun 2050. Kapasitas bandara Riyadh saat ini adalah sekitar 35 juta wisatawan.

Maskapai baru ini adalah yang terbaru dalam “paket proyek besar” yang akan “memperkuat posisi negara kita sebagai pusat penerbangan internasional dan pusat logistik global”, kata Menteri Transportasi Saudi Saleh Al-Jasser di Twitter.

Mantan kepala Etihad Airways Tony Douglas, yang berbasis di Abu Dhabi, telah ditunjuk sebagai CEO, kata SPA.

Baca Juga

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Menurut pengumuman tersebut, Riyadh Air akan mengoperasikan “armada pesawat canggih”, tetapi tidak menentukan seberapa besar armada atau dari mana sumbernya.

The Wall Street Journal melaporkan pada hari Sabtu bahwa dana kekayaan negara, Dana Investasi Publik, yang akan memiliki maskapai tersebut, “hampir mencapai kesepakatan” dengan Boeing untuk pesanan pesawat “senilai US$35 miliar.”

Bandara internasional tersibuk di negara itu saat ini terletak di Jeddah, yang merupakan basis dari Saudia Airlines. Dikenal sebagai “Gateway to Makkah”, kota ini menyambut jutaan Muslim yang melakukan haji dan umrah setiap tahun.

Selama beberapa tahun terakhir, para pejabat berusaha memposisikan Riyadh sebagai saingan pusat bisnis Dubai. “Mereka ingin menjadikannya kota kosmopolitan yang bersaing dengan tempat-tempat seperti Dubai dan Doha dalam hal investasi, pariwisata, infrastruktur,” kata Khalil Lamrabet, mantan CEO Program Konektivitas Udara Saudi, kepada AFP November lalu.

“Untuk melakukan itu, Anda membutuhkan negara untuk mengembangkan hub khusus di Riyadh.”

Ibukota saat ini memiliki sekitar delapan juta penduduk, tetapi para pejabat telah menyatakan bahwa mereka ingin populasi meningkat menjadi 15-20 juta pada tahun 2030.

Analis industri mempertanyakan apakah tujuan Arab Saudi layak, dengan beberapa menggambarkan pasar regional sebagai “sudah ramai”.

Tetapi strategi Saudi sebagian bergantung pada pasar domestiknya yang berpenduduk sekitar 35 juta orang, yang dipandang sebagai keunggulan utama maskapai nasional ini dibandingkan pesaingnya, Emirates dan Qatar Airways.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiHeadlineMaskapai Arab Saudipenerbangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politisi Malaysia Dilarang Ceramah di Masjid dan Surau
Tulisan selanjutnya Saleh al-Mansouf Penulis Kaligrafi Bendera Arab Saudi Wafat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?