Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Taliban Tidak Tergesa-gesa Menyetujui Kesepakatan Tambang Lithium $10 Miliar dengan China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Mei 2023 13:32 1:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Mei 2023 13:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Taliban mengatakan bahwa mereka tidak tergesa-gesa untuk memberi China akses ke cadangan litium Afghanistan, meskipun ada tawaran untuk membayar akses ke sumber tambang logam berharga itu.

Afghanistan memiliki kekayaan mineral yang melimpah, termasuk tembaga, emas, minyak, gas alam, uranium, bauksit, dan besi. Departemen Pertahanan Amerika Serikat alias Pentagon memperkirakan pada tahun 2010 bahwa Afghanistan memiliki kekayaan mineral yang belum digali sekitar $1 trilliun.

Cadangan lithium negara itu adalah kunci pasokan global logam yang sangat penting untuk pembuatan baterai kendaraan listrik.

Perusahaan China Gochin mengadakan pembicaraan dengan Menteri Pertambangan dan Perminyakan Afghanistan Shahabuddin Delawar bulan lalu dan, menurut kementerian itu, menawarkan untuk menginvestasikan $10 miliar dalam penambangan lithium dan mempekerjakan 120.000 orang untuk penggarapannya.

“Kami tidak terburu-buru untuk membuat kontrak lithium, kami tidak akan mengambil langkah dan tindakan yang terburu-buru dalam hal ini. Kami tidak berkewajiban untuk memberikan kontrak ini hanya kepada China,” kata Hamayoon Afghan, juru bicara Kementerian Pertambangan dan Perminyakan, kepada Arab News.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Belum diketahui kapan kontrak akan ditandatangani dan kontrak tidak perlu ditandatangani hanya dengan China. Kami juga akan mempertimbangkan keuntungan kami sendiri,” imbuhnya seperti dikutip Arab News Ahad (1/5/2023).

Sebuah sumber pemerintah lainnya, yang tidak berwenang untuk berbicara dengan media, mengatakan kepada Arab News bahwa sejumlah perusahaan asing dalam beberapa bulan terakhir menyatakan minatnya untuk berinvestasi di pertambangan Afghanistan.

Alasan Beijing tertarik dengan cadangan litium Afghanistan terkait juga dengan kedekatan secara geografis, menurut Muhibullah Sharif, pakar ilmu politik di Kabul.

Afghanistan dan China wilayah daratannya terhubung melalui celah sempit yang dikenal sebagai Wakhan Corridor, yang kaya akan sumber daya alam.

“China ingin mendapatkannya dengan harga sangat rendah dan tanpa menerapkan standar internasional yang terkait,” kata Sharif.

“Kegiatan semacam itu dimaksudkan untuk menyediakan di satu sisi bahan mentah untuk industrialisasi China dan di sisi lain untuk menciptakan blok politik di tingkat regional guna melawan negara-negara Barat.”

Sementara Kementerian Pertambangan berjanji, setelah pertemuannya dengan China, bahwa lithium akan diproses seluruhnya di Afghanistan dan infrastruktur akan dibangun untuk tujuan tersebut, Sharif mengatakan dia skeptis dengan komitmen Beijing tersebut.

“Akan sulit bagi Taliban untuk memastikan bahwa China akan melaksanakan janji-janjinya dengan baik dan demi kepentingan Afghanistan,” katanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanbateraiBeijingchinakendaraan listriklithiumTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soekarno dan Muhammadiyah
Tulisan selanjutnya Kantor MUI Ditembak, Sejumlah Staf Jadi Korban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?