Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kelompok HAM Minta Penyelidikan Internasional Terkait Kematian Tahanan Palestina Khader Adnan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Mei 2023 16:22 4:22 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Mei 2023 19:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kelompok hak asasi manusia Palestina kemarin meminta dilakukan penyelidikan internasional atas kematian tahanan Palestina Khader Adnan, yang mogok makan, di dalam penjara zionis Israel.

Yasser Al-Dirawi, pengacara dari Masyarakat Hak Asasi Manusia Himayeh, mengatakan: “Khader Adnan sengaja dibunuh oleh pendudukan Israel.”

“Pendudukan Israel dan para pemimpinnya harus bertanggung jawab atas kejahatan ini.”

Dia menyerukan kekuatan global untuk menekan pendudukan agar menghentikan penggunaan penahanan administratif – di mana warga Palestina ditahan tanpa dakwaan atau pengadilan untuk periode pembaruan hingga enam bulan, dan memaksan Israel untuk memperlakukan tahanan Palestina sesuai dengan Statuta Roma dan Konvensi Jenewa.

Pengacara Salah Abdul Ati, kepala Komisi Internasional untuk Perlindungan Tahanan, meminta Palang Merah untuk menjalankan perannya dan mendorong pendudukan Israel untuk melepaskan jenazah Adnan secepat mungkin.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Dia juga meminta Otoritas Palestina (PA) untuk “mengambil langkah diplomatik dan memindahkan masalah ini ke Pengadilan Kriminal Internasional untuk menugaskan pembukaan penyelidikan internasional atas pembunuhan Adnan.”

Dia menggambarkan apa yang terjadi pada Adnan sebagai “kejahatan penuh”, menunjukkan bahwa Layanan Penjara Israel (IPS) telah menolak untuk memindahkannya ke rumah sakit ketika kesehatannya memburuk.

Pada Selasa pagi, pendudukan Israel mengumumkan kematian Adnan setelah 86 hari mogok makan di penjara Israel sebagai protes terhadap penahanan administratifnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Khader Adnanmogok makanpalestinaTahanan Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hemat Waktu dan Sumber Daya Jadi Alasan Dubai Bangun Masjid Pakai 3D Printing
Tulisan selanjutnya Sekolah Pemikiran Islam Tiga Kali Gelar Nobar Film “Buya Hamka”, Selalu Sold Out

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?