Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sejarawan Mizrahi Sebut Zionis Serang Yahudi Iraq Demi Mempercepat Terbentuknya ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 Juni 2023 09:33 9:33 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 Juni 2023 09:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sejarawan Inggris-Israel Avi Shlaim mengklaim, dalam buku barunya, telah menemukan “bukti tak terbantahkan” keterlibatan Zionis dalam serangan terhadap komunitas Yahudi di Iraq pada awal 1950an.

Daftar isi
  • Zionis Penyebab Kehancuran
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Otobiografi Shlaim, Three World: Memoirs of an Arab-Jew, yang menceritakan masa kecilnya sebagai seorang Yahudi Iraq dan migrasinya ke Israel, diterbitkan pada pekan lalu.

Menurut ulasan memoar yang diterbitkannya di Majalah Spectator, Shlaim mengungkap dalam bukunya “bukti tak terbantahkan keterlibatan Zionis dalam serangan teroris” yang mendorong eksodus massal orang Yahudi dari Iraq antara tahun 1950 dan 1951.

Sang sejarawan menyimpulkan, setelah penelitian pribadi yang ekstensif, bahwa serangan granat di sinagog Masuda Shemtov di Bagdad – yang menewaskan empat orang Yahudi pada Januari 1951 – dilakukan oleh seorang Arab, terjadi pemboman lain diduga dilakukan oleh Mossad, agen mata-mata Israel.

Ini dilakukan untuk mempercepat pemindahan 110.000 orang Yahudi di Iraq ke Israel yang baru dibentuk, katanya.

Baca Juga

MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi
Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT
Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria
Bus Aparat Keamanan Suriah Meledak Dekat Damaskus
Iran Desak Qatar Pindahkan Pilotnya ke Rumah Sakit di Darat

Lebih dari 800.000 orang Yahudi meninggalkan atau diusir dari negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara antara tahun 1948 dan awal 1980-an. Sebagian besar dari mereka menetap di Israel.

Pada tahun 2005, 61 persen orang Yahudi Israel adalah keturunan Mizrahi penuh atau sebagian – istilah sosiologis yang dibuat untuk menyebut orang Yahudi dari Timur Tengah, Afrika Utara setelah pembentukan Israel.

Zionis Penyebab Kehancuran

Dalam bukunya, Shlaim menjelaskan bagaimana dia dan keluarganya menyelamatkan diri dari kekerasan di wilayah tersebut.

Lahir pada tahun 1945 di Baghdad, orang tuanya adalah anggota minoritas Yahudi Iraq yang memiliki hubungan baik dan berkecukupan.

Namun pada usia lima tahun, Shlaim terpaksa melarikan diri bersama keluarganya menyusul pengeboman yang menargetkan orang-orang Yahudi di ibu kota Irak.

Serangan itu terjadi kurang dari dua tahun setelah pembersihan etnis yang terjadi dalam apa yang disebut orang Palestina sebagai Nakba (malapetaka), yang berujung pada pembentukan Israel pada tahun 1948.

Pasukan Zionis membunuh 13.000 warga Palestina, menghancurkan dan mengosongkan sekitar 530 desa dan kota, melakukan setidaknya 30 pembantaian, dan mengusir 750.000 orang selama Nakba.

Lebih dari 6.000 orang Yahudi Israel, termasuk 4.000 tentara dan 2.000 warga sipil, tewas, serta sekitar 2.000 tentara dari negara-negara Arab.

Shlaim menyatakan dalam bukunya bahwa orang Yahudi Iraq tidak menghadapi kebencian dan antisemitisme sampai tahun 1940-an, ketika mereka dicurigai terlibat dalam invasi Inggris ke Irak pada tahun 1941 dan di Nakba.

Dia menambahkan bahwa proyek Zionis menyebabkan hancurnya kerukunan antar komunitas di seluruh Arab. Zionis menyebabkan orang Yahudi Arab yang awalnya dihormati oleh sesama warga, dianggap pengkhianat yang bersekutu dengan negara Yahudi baru.

Shlaim membahas bagaimana orang Yahudi, seperti dirinya, yang berasal dari wilayah tersebut menghadapi diskriminasi dari orang Yahudi Ashkenazi, yang berasal dari Eropa.

Yahudi Mizrahi tetap berada di antara beberapa komunitas termiskin di Israel, tinggal di kota-kota berkembang dan lingkungan yang kurang mampu.

Shlaim, yang merupakan profesor emeritus hubungan internasional di Universitas Oxford, kemudian bermigrasi ke Inggris saat remaja, kembali ke Israel sementara untuk menyelesaikan dinas militer.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AshkenaziHeadlineiraqNakbapalestinaYahudi IsraelYahudi MizrahiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adab Belajar di Pondok Pesantren
Tulisan selanjutnya Muslim di Malaysia dan Brunei Darussalam Merayakan Idul Adha pada 29 Juni 2023

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS

Berita
17 Agustus 2026 05:00
Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
Portugal Melarang Burqa

Terbaru

  • MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi
  • Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT
  • Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria
  • Bus Aparat Keamanan Suriah Meledak Dekat Damaskus
  • Iran Desak Qatar Pindahkan Pilotnya ke Rumah Sakit di Darat
  • Cuaca Panas, Singapura Pangkas Khutbah Jumat
  • Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz
  • Kuwait dan Amerika Sepakat Memperdalam Kerja Sama dan Integrasi Militer
  • Pendiri Raksasa Properti China Evergrande Dibui Seumur Hidup
  • Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Cuaca Panas, Singapura Pangkas Khutbah Jumat

23 Agustus 2026 03:56
Berita

Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz

22 Agustus 2026 16:48
Berita

Kuwait dan Amerika Sepakat Memperdalam Kerja Sama dan Integrasi Militer

22 Agustus 2026 15:19
Berita

Pendiri Raksasa Properti China Evergrande Dibui Seumur Hidup

22 Agustus 2026 14:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?