Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Adab Belajar di Pondok Pesantren

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 19 Juni 2023 09:27 9:27 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 19 Juni 2023 09:21
Bagikan
Beginilah adab dan cara kami sebagai Santri dalam menghormati guru (IG @galerisantri)
Bagikan

Imam Malik pernah berkata tentang pentingnya mendahulukan adab sebelum berilmu, inilah adab-adab yang dipelajar saat sebagai santri di pondok pesantren

Hidayatullah.com | KITA sering mendengar istilah adab, akhlak dan etika. Adab dan akhlak merujuk pada aturan-aturan perilaku yang berhubungan dengan norma-norma agama, sedangkan etika merujuk pada prinsip-prinsip moral universal.

Walaupun adab dan akhlak sering disampaikan bersamaan, sesungguhnya keduanya berbeda makna. Menurut Pendiri Pusat Kajian Islam Quantum Akhyar Institute, Dr (HC) Adi Hidayat adab adalah sikap moral yang dihasilkan dari proses pendidikan sedang akhlak adalah sikap moral yang dihasilkan oleh proses ibadah.

Karenanya, menurut dia, orang beradab belum tentu berakhlak. Itulah mengapa peradaban di negara maju belum tentu mencerminkan akhlak para penduduknya.

Nah, adab apa saja yang diajarkan di dalam pondok pesantren? Simak poin-poin berikut yuk!

Baca Juga

Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

1. Adab terhadap Ilmu

Adab berasal dari (Adab – Ya’dubu) artinya mengundang /mengajak. Dinamakan adab karena ia mengajak manusia kepada perbuatan yang terpuji dan mencegah dari perbuatan yang keji. Adab adalah melatih diri dengan budi pekerti dan akhlak yang mulia.

Adab adalah perhiasan yang indah yang dianugerahkan Allah Ta’ala kepada hambanya dan sebagai penyanggah akal sehatnya. Adab adalah penghias diri dengan akhlak yang mulia dan meninggalkan perbuatan sia-sia, karena kemuliaan itu adalah dengan adab dan akal bukan dengan nasab, harta dan kedudukan.

Ats-Tsauri rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang tidak beradab dalam hidupnya, maka kehidupannya dibenci”. Sebagian ulama salaf berkata kepada anaknya, “Anakku, jika engkau belajar satu bab dari adab lebih aku sukai dari pada engkau mempelajari tujuh puluh bab dari bab-bab ilmu yang lain.” (Tadzkiroh As-Sami’ wal Mutakallim).

Pepatah Arab mengatakan “Al-adabu Fauqal ’ilmi”,  adab itu lebih tinggi dari pada ilmu.  Imam Malik pernah berkata tentang pentingnya mendahulukan adab sebelum berilmu.

Al-Imam Abdullah bin Al-Mubarak rahimahullah, seorang ulama salaf terkemuka, seorang tabi ‘tabi’in yang hidup sebelum masa Imam Al-Syafi’i rahimahullah. Beliau mengatakan bahwa ada enam adab ilmu;

Pertama: Ikhlas,

Kedua: Mendengar dengan baik,

Ketiga: Memahami,

Keempat: Menulis/mencatat,

Kelima: Beramal dengan ilmu dan

Keenam: Mengajarkan ilmu kepada orang lain.

2. Adab terhadap guru

Adab terhadap guru yang diajarkan di dalam pondok pesantren, biasanya menghormati guru sebagai orang yang menyampaikan ilmu Allah SWT kepada kita. Sehingga sebelum memulai belajar para santri juga diajarkan berdoa sebelum belajar dan memberi alfatihah pada guru yang telah mengajarkan ilmu tersebut.

Cara lain santri menghormati guru adalah dengan membiarkan guru berjalan lebih dulu, tidak menyakiti hati guru agar guru ridho memberikan ilmu yang diajarkan. Karena keridhoan guru adalah ridlo Allah SWT juga.

Dalam Kitab Ta’lim Muta’allim disebutkan adab seorang santri terhadap gurunya. Di antaranya adalah;

  • Tidak berjalan di depan guru,
  • Tidak duduk di tempat guru,
  • Tidak mendahului guru berbicara,
  • Tidak memotong pembicaraan guru,
  • Menyapa guru dengan sopan dan hormat,
  • Mencium tangan guru sebagai bentuk rasa hormat,
  • Menyucikan hati dari perbuatan yang dimurkai Allah SWT,
  • Menghormati hak guru dan memperhatikan adab-adab ketika berada di depan guru,
  • Mendoakan kebaikan untuk guru dan mencari keridhoan dari guru,

3. Wara’

Wara’ adalah menjaga diri dari hal yang syubhat dan haram pada masa belajar agar ilmu lebih bermanfaat. Secara harfiah, wara’ artinya menahan diri, berhati-hati, atau menjaga diri agar tidak terjatuh pada hal yang haram atau syubhat.

Wara’ merupakan salah satu sikap yang harus dipelihara dalam diri setiap umat Muslim dan mencerminkan ketaatan dan kepatuhan seorang Muslim terhadap Allah SWT serta Rasulullah ﷺ.

Wara’ juga merupakan bagian dari akhlak terpuji dalam Islam dan harus diperhatikan dengan baik oleh setiap Muslim dalam menjalani kehidupannya. Maka tidak jarang seorang santriwan arau santriwati  yang tinggal dalam lingkup pesantren dilarang bertemu menemui lawan jenis, sebagai upaya menjaga ilmu-nya.

Seorang santri juga memiliki jadwal tidur yang sedikit karena padatnya jadwal mengaji, untuk menjaga diri dari terlalu banyak tidur dan kenyang untuk mempermudah konsentrasi. Nah, itu dia sedikit dari etika belajar yang diajarkan dalam lingkup pondok pesantren. Semoga bermanfaat.* / Syeifa Ahadya Izdhihar

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adabadab belajarAdab SantriHeadlinePondok Pesantrensantri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kampanye LGBT Makin Masif, KPAI Tegaskan Pentingnya Pengawasan Anak
Tulisan selanjutnya Sejarawan Mizrahi Sebut Zionis Serang Yahudi Iraq Demi Mempercepat Terbentuknya ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital

Berita
13 Agustus 2026 19:00
Erdogan: ‘Israel’ Ingin Hapus Palestina, Mendukung Kemerdekaannya adalah Tanggung Jawab Umat Islam
Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh

Terbaru

  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
  • Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’
  • 70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh
  • Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
  • ‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Kajian

Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh

24 Juni 2026 14:35
Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

15 Juni 2026 07:41
Hikmah

Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

13 Juni 2026 04:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?