Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Izinkan Penjualan Daging yang Dibuat di Laboratorium

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juni 2023 22:06 10:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juni 2023 22:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Departemen Pertanian Amerika Serikat, hari Rabu (21/6/2023), menyetujui penjualan daging yang dibuat di laboratorium di negara itu.

Dua perusahaan telah mendapat lampu hijau untuk menjual daging ayam yang dibuat langsung dari sel hewan, yang berarti “daging yang dibudidayakan” itu akan segera bisa dijual untuk konsumen di restoran tertentu.

Upside Foods dan Good Meat merupakan dua perusahaan yang berhasil menuntaskan proses perizinannya. Bulan November 2022, badan pengawasan obat dan makanan US Food and Drug Administration (FDA) sudah menyatakan bahwa daging yang dikembangkan di laboratorium itu aman untuk dimakan, lansir DW.

Uma Valeti, CEO dan pendiri Upside Foods, menyebut pemberian izin itu sebagai “mimpi yang menjadi nyata” dan menandai lahirnya sebuah era baru.

Tidak seperti plant-based meat yang berbahan baku utama dari tanaman, lab-grown meat mengandung protein hewani. Namun, tidak seperti daging pada umumnya yang didapat dari hewan hidup yang dipelihara dan dikembangbiakkan secara normal, daging yang dibuat di laboratorium ini tidak dihasilkan dari hewan yang disembelih, melainkan dengan cara menumbuhkan jaringan sel serupa serat daging dari protein hewani. Sel-sel itu dibudidayakan (diperbanyak) dalam sebuah tangki baja dengan cara memberikan nutrisi seperti yang dikonsumsi hewan hidup.

Baca Juga

Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia

Daging yang terbentuk kemudian dibentuk serupa dengan potongan daging tradisional pada umumnya seperti fillet, nugget atau sate.

Pada tahun 2022, Singapura sudah lebih dulu memberikan izin kepada Just Eat untuk memproduksi “daging buatan” tersebut.

Meskipun daging jadi-jadian ini sudah dinyatakan aman dan bisa diproduksi untuk dijual ke konsumen, tetapi diperkirakan tidak akan segera menyebar luas di masyarakat. Penyebab utamanya karena biaya produksi daging artifisial ini sangat tinggi, artinya harga jualnya tidak akan murah.

Beberapa restoran mahal kelas atas di Amerika Serikat dikabarkan sudah memesan daging ini.

Upside mengaku sudah mendapatkan pesanan pertama dari restoran Bar Crenn milik chef Dominique Crenn di San Fransisco yang memiliki tiga bintang Michelin.

Sementara daging artifisial pertama buatan Good Meat  akan dijual ke koki selebriti Jose Andres.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daginglaboratorium
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Batal Pidato Paus Fransiskus Masih Sulit Bernapas Usai Operasi Hernia
Tulisan selanjutnya Pembenci Islam Ini Dipenjara 55 Tahun Usai Membunuh Seorang Muslim di Jalan Raya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil

Berita
8 Juli 2026 20:56
Hubungan Agama dan Sains
Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Terbaru

  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan

9 Juli 2026 18:30
Berita

BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal

9 Juli 2026 18:04
Berita

Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab

9 Juli 2026 16:05
Berita

Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris

9 Juli 2026 15:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?