Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBB: Serangan Zionis di Jenin adalah Kejahatan Perang  

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Juli 2023 21:25 9:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Juli 2023 21:24
Bagikan
Francesca Albanese
Bagikan

Hidayatullah.com—Pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggambarkan serangan ‘Israel’ di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat yang menewaskan sedikitnya 12 warga Palestina, termasuk lima anak, sebagai kejahatan perang.

Dalam penggerebekan dua hari sejak Senin lalu, rumah, gedung apartemen, dan infrastruktur lainnya ditemukan rusak dan lebih dari 4.000 warga Palestina harus mengungsi.

Pelapor khusus PBB tentang situasi hak asasi manusia di wilayah yang diduduki sejak 1967, Francesca Albanese, dan pelapor khusus tentang hak asasi manusia pengungsi di negara itu, Paula Betancur, mengatakan tindakan ‘Israel’ adalah “pelanggaran substansial terhadap hukum dan standar internasional tentang penggunaan kekuatan” dan kemungkinan kejahatan perang. .

“Serangan itu adalah yang paling brutal di Tepi Barat sejak penghancuran kamp Jenin pada 2002,” katanya.

Albanese dan Betancur juga mengungkapkan bahwa staf ambulans juga tidak diizinkan masuk ke kamp pengungsian, mencegah yang terluka menerima bantuan medis.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

“Sangat memilukan melihat ribuan pengungsi Palestina awalnya mengungsi dari tahun 1947 hingga 1949 dan dipaksa keluar dari kamp dalam keadaan ketakutan di malam hari,” kata mereka.

Pelapor khusus adalah bagian dari prosedur khusus Dewan Hak Asasi Manusia PBB dan mereka terdiri dari anggota independen yang bekerja secara sukarela, bukan anggota staf PBB, dan bahkan tidak dibayar.

Albanese dan Betancur juga mengecam dugaan operasi ‘anti-terorisme’ ‘Israel’ dan mengatakan saat ini tidak ada pembenaran bagi rezim Zionis untuk bertindak sedemikian rupa di bawah hukum internasional.

“Serangan itu adalah hukuman kolektif terhadap penduduk Palestina yang dicap sebagai ‘ancaman keamanan kolektif’ di mata pemerintah ‘Israel’,” kata mereka.

Mereka juga mengungkapkan ‘kekhawatiran yang mendalam’ tentang senjata dan taktik yang digunakan setidaknya dua kali dalam dua minggu terakhir oleh militer ‘Israel’ terhadap rakyat Jenin.

“Warga Palestina di wilayah pendudukan adalah orang-orang yang dilindungi oleh hukum internasional, hak asasi manusia yang dijamin, termasuk praduga tak bersalah.

“Mereka tidak boleh dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan kolektif oleh penjajah, terutama ketika mereka ingin memperluas tanah Palestina yang diduduki, mengevakuasi, dan merebut tempat-tempat penduduk Palestina,” kata Albanese dan Betancur.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinekamp pengungsi Jeninkejahatan perangpalestinaPBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Ziarah” Haji
Tulisan selanjutnya Ribuan Wanita Probolinggo Menjanda, Ada Apa?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

Berita
22 Oktober 2026 13:22
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?