Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Salon Kecantikan Dilarang Taliban karena Menguras Kocek Mempelai Pria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juli 2023 20:36 8:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juli 2023 06:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Salon-salon kecantikan wanita telah dinyatakan terlarang oleh pemerintah Afghanistan saat ini. Taliban mengatakan salon kecantikan menawarkan jasa yang bertentangan dengan ajaran Islam dan menguras kocek pihak mempelai pria saat perkawinan.

Penjelasan itu dipaparkan hari Kamis (6/7/2023) setelah Taliban mengumumkan bahwa pemilik salon diberi waktu satu bulan untuk menutup usahanya, lapor Associated Press.

Dalam rekaman video yang dirilis hari Kamis, juru bicara Taliban untuk Kementerian Dakwah dan Penyuluhan Amal Ma’ruf Nahi Munkar, Sadiq Akif Mahjer, membeberkan sejumlah layanan salon kecantikan yang dianggap menyalahi aturan dalam Islam. Di antaranya pembentukan (cukur) alis, penggunaan rambut orang lain untuk menambah elok rambut asli wanita bersangkutan, penggunaan makeup yang dapat menghalangi air wudhu.

Tidak hanya itu, salon kecantikan juga menguras kocek keluarga mempelai pria saat pernikahan. Sebagaimana tradisi di Afghanistan, pihak mempelai wanita membayar biaya perawatan pra-nikah di salon kecantikan bagi mempelai wanita dan kerabat dekatnya, kata Mahjer.

Larangan salon kecantikan diumumkan beberapa hari setelah pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada, mengklaim pemerintahannya berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan kaum wanita Afghanistan.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Amena Sharifi, pemilik sebuah salon di Kabul, mengatakan kecewa dengan kebijakan tersebut. Pasalnya, dia merupakan satu-satunya pencari nafkah di keluarga, sejak suaminya – bekas polisi – tidak lagi bekerja sejak Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus 2021.

“Salon kecantikan itu satu-satunya sumber pendapatan kami, dan sekarang apa yang harus saya lakukan? Bagaimana kami bisa membayar biaya hidup kami?” kata ibu empat anak itu.

Keluarga dari tiga wanita lain yang bekerja dengannya juga akan kehilangan mata pencaharian mereka, imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfganistanHeadlinesalon kecantikanTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya iman Nikmat akan Datang Jika Kita Bersyukur
Tulisan selanjutnya Pemerintah Suriah Batalkan Akreditasi Media BBC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?