Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tidak Lagi Netral Swiss dan Austria Gabung Sistem Pertahanan Udara Eropa Sky Shield

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juli 2023 09:00 9:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juli 2023 09:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Swis dan Austria yang selama ini dikenal netral telah menandatangani declaration of intent (DoI) untuk bergabung dengab sistem pertahanan udara Eropa Sky Shield.

Sistem itu diprakarsai Jerman menyusul invasi Rusia ke Ukraina, dan dirancang guna memungkinkan negara-negara Eropa membeli sistem pertahanan udara bersama, berlatih bersama.

Benua Eropa saat ini sedang tidak stabil, dan bagi banyak negara peningkatan pertahanan udara menjadi keharusan. Pemerintah Swiss mengatakan bekerja dengan tetangga Eropa dalam sistem yang sama merupakan langkah strategis sekaligus masuk akal secara finansial.

Austria juga dikenal sebagai negara netral, dan pemerintah di Wina berpendapat bahwa dengan mengumpulkan sumber daya militer dapat mempertahankan status itu, lansir BBC Jumat (7/7/2023).

Ini bukan pertama kalinya Swiss memperlonggar sikap netral yang biasanya ketat.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Sebagai bagian dari kemitraan dengan NATO dalam bidang pertahanan, Swiss mengirimkan batalion pasukan perdamaian di Kosovo selama dua puluh tahun. Selain itu, Swiss juga bergabung dengan Uni Eropa dalam menerapkan sanksi terhadap Rusia.

Saat ini, sudah 19 negara meneken kerja sama pertahanan udara Sky Shield, termasuk Inggris, negara-negara di kawasan Baltik dan Nordik, Hungaria, Rumania, serta Bulgaria.

Namun, menurut sebagian politisi sayap kanan partisipasi dalam Sky Shield agak riskan dan membuat Swiss terseret lebih jauh ke pelukan NATO, sementara Swiss dan Austria bersikukuh bahwa sikap netral mereka tidak berubah.

Contoh problematika itu, misalnya ada serangan udara yang ditujukan kepada salah satu negara tetangga melintas di atas Swiss, apakah Swiss harus menembak jatuh atau menangkal serangan itu padahal Swiss tidak terlibat di dalam konflik?.

Sikap netral Swiss dapat ditelusuri sejarahnya ke abad XIX. Kala itu, Swiss dihimpit oleh negara-negara tetangga yang lebih besar dan kuat yang saling bermusuhan. Agar negerinya tetap tentram dan damai, pemimpin Swiss kala itu menawarkan sikap netral dan wilayahnya menjadi batas yang tidak boleh dilintasi oleh para pihak yang saling berperang.

Swiss, dengan sikap netralnya itu juga selamat dari kehancuran Perang Dunia II, yang berkontribusi pada kemakmuran ekonomi negara saat ini.

Namun, sekarang Swiss merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan PBB sudah menyatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina merupakan pelanggaran terhadap Piagam PBB.

Bulan lalu, parlemen Swiss menolak usulan yang akan memperbolehkan senjata dan alat perang buatan Swiss dikirim ke Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan permintaan langsung ke parlemen Swiss bahwa negaranya membutuhkan tank-tank Leopard Swiss yang banyak menganggur tidak dipakai untuk memulihkan kondisi negaranya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustriaNATOnetralrusiaSky ShieldswissUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Suriah Batalkan Akreditasi Media BBC
Tulisan selanjutnya Innalillahi Wartawan Senior Media Dakwah Aru Syeif Assad Bepulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?