Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengunjuk Rasa dan Pendeta Menolak Penyelenggaraan Acara LGBT di Georgia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juli 2023 21:51 9:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juli 2023 21:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebanyak 2.000 pengunjuk rasa anti-LGBT membubarkan acara Gay Pride Festival (Festival Kebanggaan LGBT) di ibu kota Georgia, Tbilisi pada Sabtu. Para pengunjuk rasa bentrok dengan polisi dan menghancurkan alat peraga termasuk bendera pelangi dan plakat, meski tidak ada laporan korban luka, demikian dikutip Reuters.

Pengunjuk rasa adalah kelompok sayak kanan, termasuk pendeta Kristen Ortodoks. Pengunjuk rasa yang bentrok dengan aparat polisi, bergegas lari ke panggung dan membakar bendera pelangi, simbol pengikut Kaum Sodom.

Alt-Info, kelompok sayap kanan yang memiliki hubungan dekat dengan Gereja Ortodoks Georgia, dikabarkan berulang kali mengorganisir aksi protes tandingan terhadap perayaan tahunan kelompok LGBT. Pada tahun 2021, puluhan jurnalis terluka dalam acara tahunan tersebut, kutip laman politico.eu.

Asap mengepul di atas lokasi, sebuah lapangan di luar kota, saat bendera pelangi LGBT+ dibakar dan aktivis sayap kanan menari diiringi musik rakyat tradisional Georgia, kutip BBC. Penyelenggara kemudian mengarahkan peserta untuk segera naik bus demi keselamatan.

Menurut laporan Reuters, para peserta dibawa ke tempat yang aman.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Menanggapi serangan tersebut, Duta Besar Inggris untuk Georgia, Mark Clayton, mengatakan terkejut. Akibat aksi penoalakan ini, penyelenggaraan “Pekan Kebanggaan LGBT” di negara Kaukasus ini terpaksa dibatalkan.

Penyelenggara menuduh polisi tidak berusaha menghentikan pengunjuk rasa yang menerobos penjagaan dan menduduki situs tersebut. Pejabat pemerintah mengatakan terlalu banyak pengunjuk rasa untuk dihentikan polisi.

Presiden Georgia Salome Zurabishvili mengatakan partai Georgian Dream yang berkuasa gagal mengutuk para pengikutnya yang secara terbuka menghasut agresi terhadap aktivis LGBT.

Menteri Dalam Negeri Alexander Darakhvelidze, berpendapat bahwa wilayah yang luas itu sulit untuk diawasi polisi. “Ini area terbuka, peserta aksi berhasil melewati pengamanan dan mencari jalan lain untuk masuk ke area acara,” ujarnya kepada Reuters.

“Namun kami berhasil mengevakuasi peserta “Festival Kebanggaan” dan penyelenggara dari daerah tersebut, tidak ada yang dirugikan,” tambahnya.

Kedutaan Besar AS, UE, dan PBB mengutuk kekerasan tersebut dan meminta pemerintah untuk melindungi hak berkumpul, termasuk untuk orang-orang LGBT, dan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas kekerasan “menghadapi keadilan”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-LGBT GeorgiaGay Pride GeorgiaHeadlineLGBT di Georgia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bela Al-Zaytun, Putri AR Panji Gumilang Dikabarkan Mencalonkan Anggota DPR dari PKB?
Tulisan selanjutnya Polri Bentuk Satgas Nusantara Cegah Polarisasi Pemilu dan Pemberantasan Hoaks  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?