Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Pemerintah: Kecerdasan Buatan Bisa Memberi Informasi Bias bagi Jurnalis

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2023 14:57 2:57 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Agustus 2023 15:10
Bagikan
Nezar Patria
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengatakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bisa memberikan informasi salah dan bias kepada jurnalis.

Pernyataan ini disampaikan Nezar Patria di acara “Indonesia Digital Conference 2023 tentang Artificial Intelligence for Business Transformation” di Bandung, Jawa Barat, Selasa, 22 Agustus 2023.

Selanjutnya,  Nezar meminta jurnalis dan masyarakat berhati-hati dalam penggunaan teknologi artificial intelligence (AI). Menurutnya, selain kewaspadaan, efek negatif dari AI juga perlu diantisipasi.

“AI ini juga berpotensi untuk memberikan halusinasi terutama yang memakai natural language processing untuk media. Jadi, dia dilatih terus menerus untuk mengurangi biasnya. Halusinasi ini bisa muncul macam-macam, dan bias yang muncul ini mengarah ke disinformasi. Bahkan, informasi yang toxic,” katanya sebagiama dikutip laman KBR.

Nezar mengungkapkan, jika jurnalisme digantikan AI dan pengolahan data tidak disiapkan dengan baik, maka disinformasi sangat memungkinkan terjadi. Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan jurnalisme ke depan.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Selain itu, Nezar juga mendorong keterbukaan media pers untuk menggunakan AI dengan catatan media tersebut dapat mengantisipasi bias dari kecerdasan buatan. “Dia berguna dalam pembuatan konten tapi kita harus hati-hati sekali. Ini terkait juga dengan labour force, berapa banyak tenaga kerja yang diserap oleh media kalau AI ini diterapkan,” kata Nezar.

Nezar menambahkan, AI mempunyai sisi negatif dan positif. Karena itu, pemerintah terus memantau perkembangan AI dan bersikap positif dengan perkembangan teknologi AI, serta mencermati sisi negatif yang akan muncul.

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan merupakan teknologi pada mesin atau sistem komputer dengan simulasi kecerdasan manusia agar dapat melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia.

Keberadaan AI memiliki potensi besar untuk melakukan revolusi di berbagai bidang seperti kesehatan, keuangan, e-commerce, multimedia, transportasi, hingga manufaktur.  AI juga dapat mencakup berbagai teknologi seperti machine learning, computer vision, natural language processing, dan robotika.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIArtificial IntelligenceHeadlineinformasijurnaliskecerdasan buatanNezar Patria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Prajurit Amerika Tersangka Penikaman Maut di Pasar Malam Jerman
Tulisan selanjutnya Ada Kartun LGBT, Pemerintah Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak Nonton Kanal YouTube

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?