Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Swatch Dapat Menggugat Tindakan Aparat Malaysia yang Menyita Arloji LGBT-nya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2023 16:18 4:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Agustus 2023 16:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Malaysia hari Rabu (23/8/2023) memutuskan bahwa Swatch dapat menggugat tindakan aparat yang menyita lebih dari 100 arloji bertema LGBT-nya, kata pengacara dari perusahaan jam tangan asal Swiss tersebut.

Pada bulan Mei, pihak berwenang menggerebek toko Swatch di 11 mal di seluruh Malaysia, menyita 172 jam tangan yang mereka gambarkan memiliki “elemen LGBT”.

Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur hari Rabu memutuskan bahwa Swatch dapat menggugat penyitaan itu melalui judicial review, kata pengacara Swatch Nizam Bashir kepada AFP.

“Pihak pengadilan sudah bersedia untuk mendengarkan permohonan Swatch untuk pengembalian arloji-arloji tersebut serta ganti ruginya,” kata pengacara itu.

Persidangan dijadwalkan akan digelar pada 6 September, imbuh Nizam.

Baca Juga

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

Dalam gugatannya, Swatch mengatakan bahwa reputasi dagangnya rusak abibat tindakan aparat tersebut.

Pihak Swatch berdalih bahwa arloji itu tidak mempromosikan aktivitas seksual apapun, semata hanya ekspresi dari cinta dan perdamaian.

Pemerintah Malaysia, di mana homoseksual merupakan pelanggaran hukum, sudah melarang jam tangan bertemakan cinta sesama jenis termasuk yang menampilkan warna-warni pelang simbol khas LGBT. Pihak berwenang memperingatkan bahwa penjualnya terancam hukuman penjara tiga tahun.

Penyitaan jam tangan Swatch tersebut dilakukan berdasarkan undang-undang pers dan penerbitan yang berlaku di Malaysia yaitu Akta Mesin Cetak dan Penerbitan Tahun 1984.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arlojilgbtMalaysiaSwatchswiss
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Langka! Jerapah Tanpa Motif Dilahirkan di Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Ingin Muahimin Iskandar Jadi Cawapres, PKB Ancam Tarik Dukungan ke Prabowo 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Berita
27 September 2026 05:06
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Hujan Deras Merendam Bangkok
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

Terbaru

  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

27 September 2026 08:42
Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

27 September 2026 07:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?