Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aktivis Muslim: Hanya Pendidikan yang Bisa Meredakan Kekerasan Hindu terhadap Muslim di India

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2023 13:14 1:14 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Agustus 2023 13:10
Bagikan
Klompok radikal Hindutva
Bagikan

Hidayatullah.com—Konflik antara umat Hindu dan Muslim yang didalangi Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa dan sekutunya di negara terbesar di dunia hanya dapat dihentikan dengan pendidikan, kata seorang aktivis Muslim dari India.

Aktivis humanis asal India, Bro Muhammad (bukan nama sebenarnya) mengatakan, hanya mereka yang tidak berpendidikan, mayoritas membabi buta mengikuti sentimen fanatisme kelompok sayap kanan untuk bermusuhan.

“Pendidikan adalah hal mendasar yang dibutuhkan manusia, jika kalian terdidik maka kalian akan mengetahui bahwa kita semua sama, kita setara, hanya agama kita saja yang berbeda, sebaliknya kita semua adalah manusia (yang setara).

“Ada yang memberikan dukungan, bersama kami, dan ingin membantu, tapi hanya karena mayoritas dari mereka mengikuti ritme yang sama, dengan pemerintah, (dengan) Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS) dan BJP, penyebab (utama) kebencian menyebar di seluruh negeri,” katanya kepada The Merdeka Times dalam wawancara khusus.

Ia menegaskan, segala tuduhan terhadap umat Islam seperti kekejaman terhadap sapi, madrasah sebagai sarang kekerasan dan stigma ‘Love Jihad” adalah rekayasa yang bertujuan untuk membenarkan kekerasan dan pembantaian terhadap umat Islam di India.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Muhammad yang menolak disebutkan namanya karena alasan keamanan, diminta berbagi pandangannya di Malaysia mengenai isu penindasan terhadap kelompok ekstremis Hindutva di India.

Muhammad dengan tegas menolak segala agenda yang berhubungan dengan Islam dan  perilaku apa pun yang diduga dilakukan umat Islam untuk memancing kemarahan umat beriman lainnya.

Ia menegaskan, segala tuduhan terhadap umat Islam seperti; kekejaman terhadap sapi, madrasah sebagai sarang kekerasan, dan “Love Jihad’ adalah tidak tepat. Katanya, semua tuduhan itu dibuat-buat sebagai pembenaran untuk membenarkan kekerasan dan penindasan terhadap umat Islam di India.

Ketika ditanya tentang hal-hal apa yang dapat membantu memperbaiki keadaan di India, Muhammad menjawab, “bagi saya ini adalah pendidikan, sudah saatnya pendidikan diberikan di India (kepada masyarakat India), apapun agamanya, dengan pendidikan, akan ada menjadi damai.

“(Dengan pendidikan) kalian akan berbuat baik untuk masyarakat, untuk keluarga kalian sendiri, untuk semua orang, karena kalau kalian tidak terdidik, kalian akan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kemanusiaan,” ujarnya.

RSS, yang didirikan pada tahun 1925 setelah pembunuhan Mahatma Gandhi, adalah organisasi milisi sukarelawan yang mendukung kelompok radikal Hindutva (nasionalis Hindu) dengan cabang partai politiknya, BJP, organisasi budaya Vishva Hindu Parishad (VHP) dan saya pemudanya, Bajrang Dal (BD).

Kelompok-kelompok ini terkenal karena kekerasannya terhadap umat Islam yang mewakili sekitar 15 persen (210 juta) dari total populasi India yang berjumlah lebih dari 1,4 miliar jiwa.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BJPHeadlineHindutvaislamophobia Indiakekerasan muslimmuslim IndiaPartai Bharatiya JanataRashtriya Swayamsevak SanghRSS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Untuk Pertama Kali, Cacing Ditemukan Hidup di Otak Seorang Wanita
Tulisan selanjutnya Mahfud MD dan Yasonna Laoly Kunjungi Ceko, Buka Peluang Repatriasi Korban Pelanggaran HAM Berat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?