Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Erdogan Terganggu dengan ‘Warna LGBT” di Forum PBB  

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 September 2023 09:18 9:18 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 24 September 2023 17:25
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terganggu penggunaan "warna LGBT" dalam dekorasi yang mempromosikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di PBB, Kamis (21/9/2023)
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengaku terganggu dengan penggunaan warna yang dia gambarkan sebagai “warna LGBT” saat digunakan dalam dekorasi yang mempromosikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (21/9/2023). Presiden Turki merasa tidak nyaman dan berpendapat betapapun besarnya hak yang diminta kelompok LGBT, namun kelompok penentangnya juga mempunyai hak yang sama.

“Berapa banyak orang LGBT di dunia saat ini? Meski mereka punya hak, mereka yang menentang LGBT juga punya hak yang sama,” kata Erdogan yang menggambarkan LGBT sebagai kelompok yang menyimpang dari kodrat manusia.

“Salah satu masalah yang paling mengganggu saya… adalah ketika memasuki Majelis Umum PBB, Anda melihat warna LGBT di tangga dan tempat lain,” kata Erdoğan seperti dikutip oleh stasiun penyiaran Turkiye, Haberturk dan media lokal Turki lainnya.

Media Turki yang dikutip kantor berita Reuters melaporkan bahwa Erdogan menyatakan akan membicarakan masalah tersebut dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres. Pemerintahan Turki dan Partai AK pimpinan Erdogan dikenal karena pendirian mereka yang kuat menentang kelompok LGBTQ.

Sejauh ini, juru bicara Sekjen PBB Antonio Guterres yang juga pendukung vokal hak-hak LGBTQ belum memberikan tanggapan apapun atas keberatan Erdogan.

Baca Juga

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Beberapa diplomat PBB ‘membela’ dengan mengatakan Presiden Turkiye mungkin salah mengartikan 17 warna yang diasosiasikan dengan SDGs dan bukannya warna pelangi simbol LGBTQ.

17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang diadopsi oleh para pemimpin dunia tahun 2015 dengan batas waktu tahun 2030, merupakan daftar hal-hal yang harus dilakukan secara global yang mencakup penghapusan kelaparan, kemiskinan ekstrem, memerangi perubahan iklim dan kesenjangan, serta mendorong kesetaraan gender.

Sebelum ini, Presiden Erdogan pernah mengatakan tidak akan membiarkan upaya “gerakan penyimpangan” LGBT menargetkan struktur keluarga dan pemuda di Turki.

“Kami akan mengambil langkah paling efektif dalam hal ini dengan usulan konstitusi yang kami rencanakan untuk diagendakan ketika Parlemen dibuka (pada bulan Oktober). Kami bertekad untuk menjamin institusi keluarga secara konstitusional. Melindungi keluarga berarti melindungi Turki, melindungi tanah air,” ujarnya.

Parade kebanggaan LGBTI+ tahunan di Istanbul dan kota-kota besar Turki lainnya telah dilarang sejak tahun 2016. Mereka yang tetap nekat melakukan unjuk rasa akan menghadapi penangkapan polisi.

Kelompok Islam, di sisi lain, telah mengorganisir demonstrasi dan pawai penolakan promosi LGBTI+ dengan sejak tahun 2022. Pihak berwenang Turki beberapa kali telah menerapkan larangan terhadap “simbol dan tema LGBTI+” meskipun tidak ada undang-undang resmi yang melarang hal tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Pawai kebanggaan LGBT telah batalkan polisi dan hampir semua acara di dalam ruangan telah dilarang selama tahun 2023.*

Yuk bantu dakwah media melalui BCA 1280720000 a.n. Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH)

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ErdoganHeadlinelgbtPBBPresiden TurkiRecep Tayyip ErdoganSDGs
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 6 Hal yang Perlu Anda Tahu tentang Obat Kedaluwarsa, yang Dapat Menyebabkan Kerusakan Ginjal
Tulisan selanjutnya Minat Investasi Halal Meningkat, Singapura Luncurkan  Platform RizqX

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?