Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Malaysia dan Sejumlah Penerbit Arab Mundur dari Frankfurt Book Fair

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2023 10:04 10:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Oktober 2023 10:00
Bagikan
Frankfurt Book Fair
Bagikan

Hidayatullah.com– Kementerian Pendidikan Malaysia menarik diri dari Frankfurt Book Fair, dengan alasan sikap organisasi tersebut yang mendukung Israel, setelah rencana pemberian anugerah kepada seorang penulis Palestina dibatalkan. Langkah serupa diambil oleh sejumlah penerbit dari negara-negara Arab.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (16/10/2023), Kementerian Malaysia mengatakan bahwa mereka “tidak akan berkompromi dengan kekerasan Israel di Palestina, yang jelas-jelas melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia”.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah agenda pemberian anugerah kepada penulis Palestina Adania Shibli yang rencananya diadakan di pameran buku terbesar di dunia itu dibatalkan.

Pada akhir pekan kemarin, direktur Frankfurt Book Fair (Frankfurter Buchmesse), Juergen Boos, merilis pernyataan yang memaparkan rencana untuk memberikan waktu lebih di panggung bagi suara-suara dari kalangan Israel dan Yahudi menyusul “serangan teror barbar oleh Hamas”, dan mengutarakan”solidaritas penuh terhadap Israel”.

Namun, dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada The Guardian pada hari Selasa (17/10/2023), Boos mengatakan bahwa “jutaan orang tak berdosa di Israel dan Palestina terkena dampak perang yang mengerikan ini” dan bahwa “simpati kami ditujukan kepada semua orang.” 

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Kementerian Malaysia itu mengatakan bahwa keputusan untuk mundur dari pameran buku tersebut, yang dijadwalkan digelar pada tanggal 18 sampai 22 Oktober, sejalan dengan sikap pemerintah Malaysia yang memberikan solidaritas dan dukungan penuh kepada rakyat Palestina.

Arab Publishers’ Association, Emirates Publishers Association dan Sharjah Book Authority juga menarik keikutsertaan mereka di Frankfurt Book Fair.

Menanggapi hal itu hari Senin Boos berkata, Kami sedih melihat sejumlah peserta pameran dari kawasan Arab menarik diri dari keikutsertaan mereka dalam pameran tahun ini.”

“Pameran buku Frankfurt melambangkan pertemuan damai orang-orang dari seluruh dunia. Sejak awal, pameran buku ini selalu tentang kemanusiaan dan fokusnya selalu pada wacana damai dan demokratis,” kata Boos kepada The Guardian.

“Kebebasan berekspresi adalah tulang punggung industri penerbitan kami. Hal ini merupakan DNA dari pameran buku Frankfurt dan makna dari pameran tersebut.””Kami tidak dapat mengomentari keputusan masing-masing peserta pameran, namun platform kami selalu terbuka untuk penulis, penerbit, penerjemah, dan penggemar sastra dari seluruh dunia. Tentu saja, Frankfurt Book Fair adalah platform bagi suara-suara Israel dan Palestina,” kata Boos.

Novelis kelahiran Palestina, Shibli, dijadwalkan menerima LiBeraturpreis 2023, sebuah hadiah tahunan yang diberikan kepada penulis perempuan dari belahan dunia selatan. Namun, pada hari Jumat (13/10/2023), LitProm – asosiasi yang mengelola pemberian anugerah tersebut, dan Boos menjabat sebagai presidennya – mengatakan akan menunda seremoni itu “karena perang yang dimulai oleh Hamas, yang menyebabkan jutaan orang di Israel dan Palestina menderita “.

Meskipun LitProm menganggap keputusan tersebut sebagai keputusan bersama, agensi sastra Shibli mengatakan kepada The Guardian bahwa keputusan tersebut dibuat sepihak oleh LitProm tanpa persetujuan atau sepengetahuan penulis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bukuFrankfurt Book FairisraelMalaysiapalestinayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahkamah, Sebuah Pengadilan Hati Nurani
Tulisan selanjutnya Pekan Ilmu di Rumah Peradaban Hidayatullah Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?