Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Erdogan: Hamas adalah Mujahidin yang Berjuang Melindungi Tanah dan Rakyatnya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2023 10:41 10:41 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Oktober 2023 08:48
Bagikan
lira dolar
Presiden Recep Tayyip Erdoğan
Bagikan

Hidayatullah.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan gerakan perlawanan Islam Hamas bukanlah sebuah organisasi teroris, melainkan sebuah kelompok pembebasan yang sedang berjuang untuk melindungi tanah airnya.

Daftar isi
  • Manifestasi kepalsuan
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Hamas bukanlah organisasi teroris, Hamas adalah kelompok pembebasan, ‘mujahidin’ yang berperang untuk melindungi tanah dan rakyatnya,” ujar Erdogan dalam pidatonya dilansir GulfNews pada Rabu (25/10/2023). Mujahidin dalam bahasa Arab berarti mereka yang berjuang demi keyakinannya.

Presiden Erdogan: #Hamas bukanlah kelompok #teroris tetapi,ia organisasi patriotik yang membela wilayah dan rakyatnya.

"Mereka adalah pejuang (mujahid). Kami tidak berutang pada #Israel, tapi Barat yang berhutang."

"Saya tidak akan mengunjungi Israel" @ragipsoylu pic.twitter.com/YJrkXyaInb

— Hidayatullah.com (@hidcom) October 26, 2023

Dalam pidato di hadapan para anggota parlemen dari partainya di parlemen tersebut, Erdogan juga mengatakan bahwa ‘Israel’ telah mengambil keuntungan dari niat baik Turki dan bahwa ia tidak akan pergi ke ‘Israel’ seperti yang telah direncanakan sebelumnya.

Erdogan mendesak gencatan senjata segera antara pasukan ‘Israel’ dan Palestina dan mengatakan bahwa negara-negara Muslim harus bertindak bersama demi perdamaian abadi, dan menyerukan kepada negara-negara dunia untuk menekan ‘Israel’ agar menghentikan serangan.

“Kami memiliki sebuah proyek untuk pergi ke Israel, namun dibatalkan, kami tidak akan pergi,” kata Erdogan.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Erdogan mengatakan bahwa ia sedih dengan “ketidakmampuan” PBB untuk menyepakati sebuah resolusi mengenai pemboman penjajah Zionis atas Gaza dan menyerukan gencatan senjata kemanusiaan di sana.

Erdogan menyerukan reformasi PBB, dengan mengatakan bahwa Dewan Keamanan perlu direformasi agar lebih inklusif.

Manifestasi kepalsuan

Presiden Erdogan juga mengecam negara-negara Barat yang mendukung pembalasan ‘Israel’ terhadap Hamas, dengan mengatakan “air mata Barat yang dicurahkan untuk Israel adalah sebuah manifestasi dari kepalsuan”.

Banyak sekutu NATO Turki menganggap Hamas sebagai kelompok teroris, dan komentar Erdogan tersebut mengundang teguran keras dari Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini, yang mengatakan bahwa komentar tersebut “sangat buruk dan menjijikkan serta tidak membantu dalam proses deeskalasi”.

“Saya akan mengusulkan kepada rekan saya (Menteri Luar Negeri Antonio) Tajani untuk mengirimkan protes resmi dan memanggil Duta Besar Turki,” kata Salvini dalam sebuah catatan.

Sejak serangan balasan Zionis, Turki telah mengutuk keras pemboman ‘Israel’ atas Gaza, yang dikuasai oleh Hamas, sambil menawarkan diri untuk menjadi penengah dalam konflik tersebut dan mengirimkan beberapa pengiriman bantuan kemanusiaan.

Erdogan menyebut ‘Israel’ mengambil keuntungan dari niat baik Turki. Turki sebelumnya telah berupaya memperbaiki hubungan yang telah lama tegang dengan ‘Israel’ dan Erdogan mengatakan bahwa dia sekarang telah membatalkan rencana perjalanan ke ‘Israel’ karena peristiwa di Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al QassamHAMASHeadlineMujahidin HamasPresiden Recep Tayyip ErdoganTurkiZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Cukup Sudah Cukup”:  Emir Qatar Kecam Pemimpin Dunia Memberi Izin ‘Israel’ Terus Membunuh
Tulisan selanjutnya Dikukuhkan Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi dan Keuangan Sosial Islam, Prof Nafik Gagas Pasar Ta’awun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?