Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Zionis Akui Kalah dalam Perang Medsos, Tuduh Pendukung Palestina Dibayar

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 November 2023 10:15 10:15 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 November 2023 10:10
Bagikan
Aksi mendukung perjuangan Palestina di seluruh dunia, mengecam kejahatan zionis Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Zionis ‘Israel’ mengakui telah kalah di medan pertempuran digital – secara telak. Sebuah analisis wacana online di media sosial, yang dilakukan oleh perusahaan Israel bernama Humanz, mengungkapkan bahwa hanya 7,39 miliar unggahan dengan tagar pro-Israel di Instagram dan TikTok bulan lalu.

Pada periode yang sama ada sebanyak 109,61 miliar unggahan dengan tagar pro-Palestina dipublikasikan di kedua platform tersebut, lebih tinggi hampir 15 kali lipat.  “Sulit untuk tidak melihat bahwa ada uang di balik ini semua,” tuduh pendiri dan CEO perusahaan tersebut, Liav Refael-Chen.

Untuk mengidentifikasi segmentasi narasi di TikTok dan Instagram, platform di mana Humanz memfokuskan upayanya dan yang dianggap paling populer di kalangan anak muda, perusahaan tersebut memetakan tagar yang paling umum digunakan dalam konteks serangan dan pembantaian penjajah yang sedang berlangsung.

Mereka mengidentifikasi tagar pro-Zionis seperti; #prayforisrael, #hamaisisis, dan #bringthemback, dan di sisi lain, tagar pro-Palestina seperti; #freepalestine, #israelicrimes, dan #gazaunderattack.

Sebagai bagian dari analisis, ditemukan ada sekitar 117 miliar unggahan di TikTok dan Instagram dari bulan lalu diidentifikasi menggunakan salah satu dari tagar tersebut. Namun, distribusi unggahan tersebut jelas-jelas tidak berpihak pada Zionis-Israel, dengan hanya 6,3% yang menggunakan tagar pro-Israel, dan 93,7% menggunakan tagar pro-Palestina.

Baca Juga

Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku

Ketidaksetujuan terhadap penjajah ‘Israel’ juga terlihat jelas dalam keterlibatan dengan kampanye pro-Israel di platform Humanz. “Ketika kami memposting kampanye pro-Israel di platform kami, para influencer di luar ‘Israel’ tidak terlibat dengan kampanye tersebut,” kata Refael-Chen kepada Calcalist.

“Mereka ragu-ragu untuk terlihat bekerja sama dengan ‘Israel’, mungkin karena kekhawatiran akan keselamatan mereka atau mungkin karena mereka menganggap mendukung ‘Israel’ sebagai sesuatu yang tidak populer. Dalam dua minggu pertama serangan, masih memungkinkan untuk membagikan bukti konten anti-Hamas, tapi sekarang tidak lagi demikian. Motivasi untuk membagikan konten anti-Hamas juga sangat berkurang,” katanya.

Humanz didirikan pada tahun 2017 oleh Refael-Chen, Roi Naaman, Kobi Dalal, Eliran Moyal, dan Shmuel Goldfarb, semuanya mantan programmer dari Unit Intelijen elit IDF 8200.

Perusahaan ini telah mengembangkan kumpulan algoritme yang dapat mengkategorikan perilaku pengguna, bakat, mengidentifikasi pengikut mereka, dan menyarankan merek yang cocok untuk kolaborasi.

Sejak awal perang di Gaza, seluruh platform telah dikonversi untuk tujuan propaganda mendukung Zionis, menghubungkan kampanye yang diprakarsai oleh proyek-proyek yang dipimpin oleh warga sipil, termasuk oleh Brothers in Arms, dan berbagai perusahaan teknologi penjajah ‘Israel’.

Menurut Refael-Chen, ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kesenjangan yang signifikan dalam advokasi online: “Viralitas dan populisme adalah aspek penting dari aktivitas influencer di Instagram dan TikTok, yang berusaha untuk memperluas basis pengikut mereka dan menghasilkan lebih banyak keterlibatan di sekitar unggahan mereka,” katanya.

Ia menambahkan, “Di dunia di mana Muslim terdiri dari 25% populasi dan Yahudi hanya 0,2%, akan lebih mudah untuk mencapai viralitas di sisi Muslim,” jelasnya.

Refael-Chen juga menyoroti keterlibatan upaya yang didanai dan dikoordinasikan dengan baik dalam membentuk narasi. “Pada tanggal 7 Oktober, hari ketika konflik dimulai, kami mengamati bahwa 10 akun Instagram dan TikTok dengan lima juta pengikut atau lebih mulai mendedikasikan seluruh unggahan mereka untuk disinformasi dan propaganda melawan ‘Israel’ dan menampilkan narasi kekejaman dari Gaza. Transformasi mendadak 10 akun tersebut menjadi halaman propaganda Hamas dalam satu hari menciptakan sebuah tren, yang memungkinkannya untuk mendapatkan momentum di seluruh dunia.

“Sulit untuk tidak menyimpulkan bahwa ada dana besar di balik operasi ini. Tidak mungkin sebaliknya. Pesannya terlalu tepat dan orkestrasinya terlalu tepat waktu sehingga tidak mungkin ada pemodal di balik layar. Ini adalah rencana yang dibuat dengan hati-hati yang sudah ada, dan seseorang tahu bahwa rencana itu akan dieksekusi,” demikian ia menuduh besarnya gelombang solidaritas di pihak Palestina.

“Hubungan ini tidak hanya muncul pada tanggal 7 Oktober. Saya telah berbicara dengan para pejabat pemerintah (Zionis, red), menjelaskan bahwa mereka harus berpikir di luar kebiasaan. Ada anggapan yang aneh bahwa semua pekerjaan ini bisa diserahkan kepada para sukarelawan, tetapi bagi kita untuk berhasil mengubah sesuatu di dunia ini, hal itu tidak mungkin. Kita harus melakukannya secara efektif, mengalokasikan sumber daya yang diperlukan, dan memperlakukannya sebagai bagian integral dari perjuangan,” tambahnya.

Nah, jadi jangan meremehkan share berita dan apapun yang mendukung perjuangan bangsa Palestina atau menunjukkan kejahatan Zionis ‘Israel’ kepada publik.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlineisraelmedia sosialpendukung IsraelPendukung PalestinaPerang MedsosZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Retno Marsudi: Muhammad Hussein, Berhasil Dievakuasi dari Gaza Selatan
Tulisan selanjutnya Puluhan Ribu Arek Surabaya Gelar Aksi Bela Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kementerian Luar Negeri Qatar
Berita

Qatar Bantah Menahan Pilot Iran

Berita
16 Agustus 2026 16:07
Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah
70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh

Terbaru

  • Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
  • Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku
  • Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
  • Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
  • Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
  • Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
  • Portugal Melarang Burqa

Mungkin Anda Juga Suka

Bantuan Kemanusiaan IHH
Berita

Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan

20 Agustus 2026 13:00
Berita

Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah

20 Agustus 2026 11:35
Berita

Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz

19 Agustus 2026 23:35
Berita

Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad

19 Agustus 2026 19:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?