Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PepsiCo Digugat New York Gegara Sampah Plastik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 November 2023 15:34 3:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 November 2023 15:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan minuman ringan PepsiCo didugat oleh negara bagian New York, Amerika Serikat, atas sampah botol plastik yang berserakan di sepanjang Sungai Buffalo sehingga mencemari air dan habitat satwa liar.

Menurut berkas gugatan, PepsiCo merupakan penyebab terbesar tunggal pencemaran tersebut yang dapat diidentifikasi, lapor BBC Kamis (16/11/2023).

Jubir PepsiCo mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya selama ini sudah bersikap transparan perihal upayanya untuk mengurangi penggunaan plastik.

Pekan lalu, Coca-Cola, Danone dan Nestle dituduh membuat klaim menyesatkan perihal botol-botol plastik produk mereka.

PepsiCo adalah perusahaan makanan terbesar kedua di dunia dan banyak perusahaan besar lainnya yang menghadapi tuntutan hukum dari otoritas setempat terkait dampak produk mereka terhadap lingkungan.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berbagai perusahaan dituduh melakukan greenwashing ketika mereka mengklaim produknya sebagai sesuatu yang lebih ramah lingkungan atau berkelanjutan daripada kenyataan yang sebenarnya. Klaim ramah lingkungan seperti itu dapat menyesatkan konsumen, yang berharap dapat berpartisipasi dalam mengurangi polusi dengan cara memilih produk yang ramah lingkungan.

Kepala Kejaksaan New York Letitia James mengatakan bahwa ketika pihaknya melakukan survei atas semua jenis sampah atau limbah yang dikumpulkan dari 13 tempat di sepanjang Sungai Buffalo tahun lalu, petugas mendapati kemasan plastik sekali pakai PepsiCo merupakan sampah yang paling signifikan.

“Dari 1.916 sampah plastik yang dikumpulkan dengan merek yang dapat diidentifikasi, lebih dari 17% diproduksi oleh PepsiCo,” katanya.

Merek lain yang dapat diidentifikasi antara lain McDonald’s dan produsen permen Hershey’s.

Menurut negara bagian New York, PepsiCo membuat, memproduksi dan mengemas sedikitnya 85 merek minuman dan 25 merek makanan berbeda yang kebanyakan menggunakan kemasan plastik sekali pakai. Padahal PepsiCo pernah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya serius mengenai pengurangan plastik dan proses daur ulang yang efektif.

Dalam gugatan disebutkan mikroplastik terdeteksi di suplai air minum Buffalo, yang artinya dapat menyebabkan beragam masalah kesehatan bagi masyarakat luas, seperti gangguan reproduksi, radang usus dan gangguan saraf.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PepsiCoSampah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dulu Ikutan, 107 Orang Eks Anggota JI-JAD Ikrar Setia NKRI
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Mari, Boikot Produk Pendukung ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?