Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

ICC Hentikan Investigasi Kekerasan Maut Pasca-Pemilu 2007 Kenya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Desember 2023 07:13 7:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Desember 2023 07:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang jaksa penuntut senior International Criminal Court (ICC) menghentikan semua investigasi yang menyelidiki kejahatan-kejahatan yang terjadi di Kenya berkaitan dengan kekerasan pasca-pemilu 2007.

“Saya mengambil keputusan ini setelah mempertimbangkan fakta dan keadaan spesifik dari situasi ini,” kata wakil kepala jaksa penuntut ICC Nazhat Shameen Khan, hari Senin (27/11/2023) seperti dilansir AFP.

Dia juga menegaskan bahwa ICC tidak akn memproses kasus-kasus tambahan yang berkaitan dengan masalah tersebut, mengakhiri 13 tahun pergulatan hukum yang melibatkan politisi-politisi senior Kenya.

Pada 2010, pengadilan kriminal internasional berbasis di Den Haag, Belanda, itu memulai penyelidikan atas kekerasan pasca-pemilu di negara bagian timur Afrika tersebut. Jaksa mengatakan akibat kekerasan tersebut 1.300 orang tewas dan sekitar 600.000 orang lainnya menjadi tunawisma.

Awalnya, hanya ada 6 tersangka dengan beragam tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk pembunuhan dan deportasi. Termasuk tersangka adalah bekas presiden dan presiden Kenya saat ini Uhuru Kenyatta dan William Ruto.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Namun, kepala jaksa penuntut ICC sebelumnya Fatou Bensouda mencabut dakwaan terhadap Kenyatta pada 2014 dan pada 2016 kasus berkaitan dengan Ruto dihentikan juga, setelah hakim mengatakan bukti-bukti yang disodorkan jakaa terlalu lemah.

Akhirnya keenam tersangka itu dilepaskan karena tidak ada cukup bukti.

Bensouda menuding intimidasi terhadap korban dan saksi mempersulit jaksa ICC untuk menyeret para tersangka ke pengadilan, dan kemudian jaksa meluncurkan penyelidikan baru terkait intimidasi dan suap.

Kepala jaksa penuntut ICC yang sekarang, Karim Khan, merupakan bekas pengacara pembela Ruto kala itu dan memilih mundur setelah mendapatkan pekerjaan baru menggantikan Bensouda pada 2021.

Pengacara Kenya Paul Gicheru menyerahkan diri ke ICC pada akhir 2020, tetapi kasus penyuapan terhadap saksi yang melibatkan dirinya dicabut setelah ada kabar di wafat.

Dua tersangka lain dalam kasus intimidasi dan suap, Philip Bett dan Walter Barasa saat ini masih buron dan mereka belum terlepas dari dakwaan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ICCKenyapemilu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Roket SpaceX Orbitkan Satelit Mata-mata Korea Selatan
Tulisan selanjutnya Nawaz Sharif Dibebaskan dari Kasus Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?