Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Tentara Kolombia Mengaku Bersalah Dalam Kasus Pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Desember 2023 14:49 2:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Desember 2023 14:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas tentara Kolombia bernama Mario Palacios menjadi orang kelima dari 11 terdakwa yang mengaku bersalah dalam kasus pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise pada 2021.

Bekas tentara Kolombia itu memberikan pengakuannya hari Jumat (22/12/2023) dalam persidangan di pengadilan Amerika Serikat.

Jaksa penuntut mengatakan Mario Palacios, 45, merupakan bagian dari sekelompok orang Kolombia yang dibayar untuk menerobos masuk ke rumah Moise di mana dia dibunuh.

Palacios awalnya mengaku tidak bersalah dalam kasus itu.

Pada 7 Juli 2012 Presiden Moise, yang kala itu berusia 53 tahun, ditembak dan dibunuh di rumah kediaman pribadinya oleh sekelompok pria bersenjata yang terdiri dari 20 orang lebih. Kebanyakan pelaku adalah tentara bayaran asal Kolombia.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Menurut dakwaan, Palacios memasuki rumah Moise bersama gerombolannya dan mencuri uang serta perhiasan, lansir DW.

Meskipun demikian, jaksa mengatakan peran Palacios dalam kasus itu tergolong kecil dan dia tidak memiliki kewenangan untuk membuat keputusan dalam kelompok itu.

Kasus itu disidangkan di Amerika Serikat karena rencana pembunuhan dibuat di negeri Paman Sam oleh migran yang bermukim di AS. Selain itu, kondisi hukum dan keamanan di Haiti dan Kolombia tidak memungkinkan kasus besar tersebut untuk diproses di salah satu atau kedua negara tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HaitiJovenel Moise
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Buat Program Pendidikan Bagi Anak Perempuan Putus Sekolah di Yaman
Tulisan selanjutnya Pornhub dkk Harus Mematuhi Peraturan Digital Uni Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?