Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Karakter Ulul Albab Bisa Melawan Fenomena Generasi Stroberi

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Desember 2023 06:15 6:15 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Desember 2023 07:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Profesor Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Jawa Barat, berpandangan penanganan pendidikan generasi Z (generasi stroberi) perlu karakter kecerdasan dengan istilah Ulul Albab yang dalam Al-Quran mengarah pada pendekatan HOTS (Higher Order Thinking Skill) untuk mendorong seseorang berpikir secara luas dan mendalam tentang suatu masalah.

Guru Besar Maemunah Sa’diyah mengatakan HOTS dalam merencanakan lahirnya sumber daya terpelajar dalam perspektif pendidikan Islam muncul sebagai respon terhadap maraknya fenomena generasi stroberi yang ada saat ini di tengah masyarakat.

“Generasi stroberi adalah generasi cukup terpelajar karena mereka pada umumnya terlahir dari kalangan menengah atas. Mereka memiliki kecerdasan yang baik, kreativitas yang tinggi dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi informasi yang handal layaknya buah stroberi yang memiliki penampilan menarik,” ucapnya hari Rabu (27/12/2023) dikutip laman Antara.

Namun demikian, di samping karakter positif yang dimiliki generasi ini, terdapat sejumlah persoalan mendasar yang menjelma menjadi karakter negatif mereka.

Di antaranya,digambarkan sebagai individu yang mudah merasa terluka atau sensitif, mudah menyerah dan gampang sakit hati, mirip dengan kelemahan fisik buah stroberi.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Generasi Stroberi dikategorikan sebagai generasi yang lemah secara emosional dan fisik, memiliki ketahanan rendah terhadap tekanan, dan cenderung menghindari konflik,” ujar Profesor Maemunah.

Maemunah yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor 1 Bidang Akademik menyampaikan keadaan generasi seperti itu haruslah menjadi pemikiran semua pendidik untuk menemukan solusi untuk mengatasi kelemahan generasi stroberi, karena generasi muda kini adalah pemimpin bagi masa depan bangsa dan agama.

“Jika mereka yang dianggap terpelajar saja memiliki mental serapuh itu, apalah yang dapat diharapkan dari mereka yang dianggap tidak terpelajar,” ucapnya.

Dia berpendapat perlu penggalian mendalam terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang menggambarkan sosok terpelajar, sosok yang mampu mengaktualisasikan potensi kecerdasannya karena mampu meningkatkan potensi kecerdasan dengan ayat-ayat Allah baik ayat qauliyah maupun ayat kauniyah,

“Sosok itu bernama Ulul Albab. Ulul Albab disebut 16 x atau ada 16 ayat yang membahas tentang sosok Ulul Albab,” ungkapnya.

Profesor. Dr. Maemunah Sa’diyah satu dari empat dosen yang belum lama ini dikukuhkan menjadi guru besar bidang ilmu Perencanaan Pembelajaran UIKA sesuai SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia berNomor: 31043/M/07/2023.

Orasi Ilmiahnya tentang generasi stroberi disampaikan di Auditorium Prof. Abdullah Siddiq, pada Sabtu (23/12/2023).

Melalui Karakteristik yang dimiliki Ulul Albab, Prof Maemunah mengelompokkan menjadi tiga kecerdasan utama manusia; yaitu kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual.

Pengembangan kecerdasan intelektual itu, pembelajarannya dapat diarahkan dengan pendekatan HOTS. Menurut dia, pendekatan itu mengirimkan pelajar untuk memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi yaitu kemampuan menganalisis, mengevaluasi dan kemampuan memproduksi ide-ide baru hingga mengasah kemampuan kritis.

Selanjutnya kecerdasan emosional dapat dibangun dengan menjelaskan salah satu tujuan mempelajari ilmu pengetahuan adalah  memberdayakan masyarakat, memberikan manfaat, memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat, dan kecerdasan spiritual, di antaranya dapat dibangun dengan menyediakan waktu. tenaga dan kemampuan untuk membantu sesama.

Profesor Maemunah juga menyampaikan pentingnya peran tenaga pengajar dalam mengimplementasikan perencanaan pembelajaran yang baik bagi generasi ini.

Merencanakan pembelajaran merupakan bagian dari tugas administrasi guru, dosen, pendidik.

“Untuk tercapainya tujuan pembelajaran dan tujuan pendidikan maka sangat penting menyusun perencanaan yang tidak hanya fokus pada tersampaikannya bahan ajar, namun memperhatikan pengembangan berbagai kecerdasan, mulai dari terasahnya kecerdasan intelektual melalui pendekatan HOTS dengan metode saintifik, juga sangat penting juga mengembangkan kecerdasan emosional dan spiritual para pelajar” demikian Profesor Maemunah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-Qurangenerasi stroberigenerasi Zkarakter kecerdasanUIKA BogorUlul AlbabUniversitas Ibn Khaldun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Turki: Netanyahu Tidak Beda dengan Hitler
Tulisan selanjutnya Ketika Musibah menjadi Berkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?