Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jenderal Zionis: Militer ‘Israel’ Berikan Informasi dan Kemenangan Palsu Melawan Hamas

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Desember 2023 21:30 9:30 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Desember 2023 21:30
Bagikan
Mantan Komandan di Korps Lapis Baja IDF Mayor Jenderal (Purn) Yitzhak Brik
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan Komandan di Korps Lapis Baja IDF Mayor Jenderal (Purn) Yitzhak Brik menegaskan segala informasi yang diberikan pemerintah Zionis dan piham militer ‘Israel’ mengenai serangan ke Gaza tidaklah akurat.

Sebab, setelah banyak informasi lapangan yang diperoleh dari prajurit ‘Israel’, tidaklah sama dengan keterangan pemerintah Netanyahui dan militer ‘Israel’ yang disampaikan di media atau TV.

“Dari informasi yang saya terima dari para komandan dan tentara yang telah berperang di Jalur Gaza sejak awal, kesimpulan berikut dapat diambil: Juru bicara Pasukan Pertahanan ‘Israel’ (IDF) dan komentator militer di televisi membuat pernyataan pernyataan palsu tentang perang antara Hamas dan pasukan ‘Israel’,” demikian ujarnya dalam artikelnya di media berbahasa Ibrahi, Ha’aretz.

Dalam artikel Yitzhak Brik juga mengatakan kepalsuan IDF tentang banyaknya anggota Hamas terbunuh atau keberhasilan tentara ‘Israel’ membunuh pasukan Hamas dengan tangan kosong, semuanya palsu.

“Juru Bicara IDF dan analis militer di televisi melaporkan bahwa ribuan anggota Hamas terbunuh dan terjadi bentrokan tangan kosong di Gaza. Mereka memberikan gambaran yang salah dengan mengatakan hal itu. Jumlah anggota Hamas yang tewas dalam bentrokan di lapangan juga lebih sedikit dari yang diumumkan,” kata Anggota Institut Internasional untuk Kontra-Terorisme (ICT) di Universitas Reichman, Herzliya ini.

Baca Juga

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Brik menyebutkan jumlah korban jiwa Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas selama serangan darat ‘Israel’ jauh lebih sedikit. Dia menuduh IDF memberikan angka yang salah mengenai kematian anggota Hamas di Gaza.

Ia menulis bahwa sebagian besar konflik tidak terjadi secara tatap muka. Fakta yang diperoleh dari tentara Zionis di lapangan, bahwa para pejuang Brigade Al-Qassam biasanya keluar dari terowongan, memasang bahan peledak pada kendaraan militer ‘Israel’.

Mereka (Al-Qassam), biasanya menargetkan tentara ‘Israel’ dengan roket anti-tank, dan kemudian kembali ke terowongan. “Mayoritas korban tewas dan terluka menjadi sasaran perlawanan dengan bom dan roket anti-tank,” ujarnya dikutip media Turki, Anews.

Dia mengatakan, militer ‘Israel’ belum menemukan “solusi cepat” dalam melawan pejuang Brigade Al-Qassam yang sebagian besar bersembunyi di terowongan.

Ia juga mengatakan, bahwa menghancurkan terowongan milik sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam, akan memakan waktu bertahun-tahun dan tidaklah mudah.

“Tentara ‘Israel’ tidak merencanakan perang bawah tanah; mereka mencoba untuk menemukan solusi improvisasi, namun tidak ada cara untuk menawarkan solusi yang efektif,” tambahanya.

Brik mengatakan bahwa tentara ‘Israel’ ingin menggambarkan apa yang terjadi di Gaza sebagai  “kemenangan besar”  dengan cara mengirim sejumlah besar jurnalis yang selalu berada dipihaknya untuk tujuan ini.

“Juru bicara IDF dan mereka yang bertanggung jawab atas keamanan ‘Israel’ mencoba menggambarkan perang tersebut sebagai kemenangan besar sebelumnya,” katanya.

Amunisi Salah

Di sisi lain, seorang pejabat militer ‘Israel’ yang meminta tidak disebutkan namanya dan berbicara di saluran Kan News, ‘Israel’ mengatakan bahwa amunisi yang salah digunakan dalam serangan terhadap Kamp Pengungsi Maghazi di Gaza pada tanggal 24 Desember, menewaskan 86 orang.

Pejabat yang bersangkutan mengakui bahwa hal ini menyebabkan kematian banyak warga sipil. “Amunisi yang digunakan tidak sesuai dengan jenis serangan, itulah sebabnya banyak korban sipil,” kata pejabat militer ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi IsraelBrigade Al-QassamHAMASHeadlineIDFJenderal IsraelKemenangan Palsumiliter Israelserangan gazaYitzhak BrikZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buya Hamka Buya Hamka:  Tasawuf Modern dan Konsep Bahagia
Tulisan selanjutnya Soal Penyerbuan Pengungsi Rohingya, Muhammadiyah: Mahasiswa Tak Merasakan Derita Saat Tsunami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?