Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Azerbaijan Peringatkan Prancis Tidak Ikut Campur Penangkapan Tersangka Spionase

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Januari 2024 17:32 5:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Januari 2024 17:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Azerbaijan hari Rabu (10/1/2024) memperingatkan Prancis agar tidak “ikut campur” urusan dalam negerinya setelah aparat menangkap seorang pria Prancis tersangka spionase.

Warga Prsncis bernama Martin Ryan ditangkap pada 4 Desember 2023, menurut pihak berwenang Azerbaijan dia merupakan tersangka “spionase”.

Paris mengkritik penahanan warganya itu dilakukan secara sewenang-wenang, klaim yang dibantah Baku.

“Pernyataan tidak berdasar ini merupakan satu lagi upaya untuk membiaskan kenyataan, dan merupakan intervensi terhadap urusan dalam negeri Azerbaijan,” kata Kementerian Luar Negeri Azerbaijan dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

Baku selama ini menuding Prancis mendukung musuh bebuyutan Azerbaijan, Armenia, baik secara diplomatik maupun militer, dan berusaha menyulut ketegangan di kawasan Kaukasus.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Kementerian Luar Negeri Azerbaijan mengatakan bahwa pejabat Kedutaan Prancis sudah beberapa kali mengunjungi Ryan sejak penangkapannya.

Pengadilan menyatakan pria itu akan ditahan sambil menunggu proses persidangan selama empat bulan.

Ketegangan diplomatik antara Paris dan Baku memanas pada akhir Desember 2023 ketika Azerbaijan memerintahkan dua diplomat Prancis angkat kaki.

Sebagai balasan, Prancis menyatakan dua diplomat Azerbaijan sebagai “persona non grata”.

Pada bulan November, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menuding Prancis menyulut konflik di Kaukasus dengan mempersenjatai Armenia.

Azerbaijan dan Armenia selama 30 tahun terakhir berperang memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh, yang dicaplok pasukan Armenia ketima Uni Soviet bubar.

Dalam peperangan terakhir, pasukan Azerbaijan mengambil alih kontrol Karabakh setelah melakukan serangan tiba-tiba.

Serangan kilat itu mengundang kecaman internasional, terutama dari Prancis.

Prancis merupakan negara yang dijadikan tempat tinggal bagi banyak imigran Armenia.

Paris juga merasa kesal dengan Azerbaijan yang dituduhnya melakukan kampanye disinformasi guna mencoreng reputasi Prancis sebagai tuan rumah Olimpiade 2024.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AzerbaijanPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yunani Akan Melegalisasi Perkawinan dan Adopsi Anak Oleh Pasangan Homoseksual
Tulisan selanjutnya Warga Malaysia Diimbau Tidak Bepergian ke Yaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?