Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dampak Boikot Starbucks Timur Tengah PHK 2.000 Karyawan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Maret 2024 08:02 8:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Maret 2024 08:02
Bagikan
Kampanye boikot Starbucks.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemegang waralaba Starbucks di kawasan Timur Tengah mengatakan bahwa mereka mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 2.000 karyawan yang dipekerjakan di warung-warung kopinya, setelah merk produk mereka menjadi target boikot di tengah peperangan di Gaza.

Alshaya Group, perusahaan swasta milik keluarga yang berbasis di Kuwait pemegang hak waralaba sejumlah merk produk Barat seperti The Cheesecake Factory, H&M dan Shake Shack, hari Selasa (5/3/2024) mengeluarkan pernyataan konfirmasi perihal PHK ribuan karyawan kedai Starbucks yang dikelolanya di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Dalam pernyataan susulan, Alshaya mengatakan bahwa jumlah karyawan yang di-PHK sekitar 2.000 dan mereka yang dipekerjakan di Timur Tengah kebanyakan merupakan pekerja migran asal Asia.

Alshaya menjalankan sekitar 1.900 warung kopi Starbucks di Bahrain, Egypt, Yordania, Kuwait, Libanon, Maroko, Oman, Qatar, Arab Saudi, Turki dan Uni Emirate Arab. 

Menurut Starbucks, perusahaan asal AS yang berbasis di Seattle, pihaknya mempekerjakan lebih dari 19.000 orang.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Pendapatan Starbucks naik 8% menjadi $9.43 miliar untuk periode Oktober-Desember period. Angka itu sedikit lebih rendah di bawah perkiraan alpara analis $9,6 miliar, sepertinya disebabkan oleh boikot anti-Zionis Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikotstarbucks
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Balai Kota Paris Digeledah Gegara Wali Kota Pelesir Saat Kunjungan Dinas
Tulisan selanjutnya Biodiesel Minyak Sawit Uni Eropa Menang Lawan Malaysia di WTO

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?