Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Biodiesel Minyak Sawit Uni Eropa Menang Lawan Malaysia di WTO

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Maret 2024 13:43 1:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Maret 2024 13:43
Bagikan
Mahasiswa STIS Hidayatullah memanen sawit dalam kondisi berpuasa Ramadhan, Sabtu (01/04/2023) di Balikpapan, Kaltim.* [Foto: Hidayatullah.com/Muh. Abdus Syakur]
Bagikan

Hidayatullah.com– Uni Eropa menang melawan Malaysia di World Trade Organisation (WTO) terkait keberatan pihak Malaysia soal keputusan Uni Eropa yang mencoret biodiesel minyak sawit dari daftar biofuel yang dapat diperbarui.

Dalam keputusan pertama WTO berkaitan dengan pembalakan hutan itu, panel beranggotakan tiga orang dengan keputusan 2 vs 1 menolak klaim-klaim substantif Malaysia, tetapi menerima keluhan tentang bagaimana keputusan UE itu dibuat, dipublikasikan dan dilaksanakan.

Dalam putusannya WTO menegaskan bahwa Uni Eropa perlu melakukan penyesuaian, tetapi tidak perlu menarik kembali kebijakan yang telah dibuatnya tersebut, lansir Reuters Rabu (6/3/2024).

Perselisihan berpusat pada kebijakan UE yang menetapkan target 10 persen bahan bakar yang dipergunakan alat transportasi harus jenis yang dapat diperbarui (renewable). Biofuel yang berasal dari tanaman budidaya pertanian dianggap renewable apabila memenuhi sejumlah kriteria, dalam hal ini oleh EU. Blok kerja sama ekonomi terbesar di Eropa itu mengecualikan tanaman yang dibudidayakan di lahan yang diadakan dengan cara penggundulan hutan.

Uni Eropa bersikeras bahwa biofuel yang berasal dari minyak sawit harus tidak lagi dikategorikan renewable pada 2030, sementara yang dibuat dari tanaman yang dibudidayakan di kawasan UE – seperti biji bunga matahari atau biji anggur – tetap dianggap renewable.

Baca Juga

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Malaysia dan Indonesia, dua negara yang merupakan produsen terbesar minyak sawit di dunia mencakup 85 persen ekspor global, kemudian menggugat kebijakan UE itu ke WTO.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:biofuelMalaysiasawitUni EropaWTO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dampak Boikot Starbucks Timur Tengah PHK 2.000 Karyawan
Tulisan selanjutnya Tahun 2023 Iran Mengeksekusi 834 Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?