Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat akan Menempatkan Misil Jarak Menengah di Asia-Pasifik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 April 2024 13:11 1:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 April 2024 13:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Angkatan darat Amerika Serikat US Army berencana untuk menempatkan sebuah peluncur misil jarak menengah di kawasan Asia-Pasifik pada akhir tahun ini yang dimaksudkan untuk menimbulkan efek gentar bagi China.

“Saya tidak akan membahas sistem apa dan saya tidak akan mengatakan di mana dan kapan,” kata Jenderal Charles Flynn, jenderal pemimpin pasukan tentara angkatan darat AS di Asia Pasifik, kepada Asahi Shimbun dan sejumlah media lain di Kedutaan AS di Tokyo pada hari Rabu (3/4/2024).

“Saya hanya mengatakan bahwa akan ada [misil] berkemampuan tembak presisi jarak menengah yang akan ditempatkan di kawasan tersebut.”

Apabila US Army mengerahkan misil jarak menengah yang ditembakkan dari darat, maka itu akan menjadi yang pertama sejak Washington dan Moscow menyudahi Range Nuclear Forces (INF) Treaty pada 1987.

Flynn tidak menyebutkan nama sistem peluncur misil yang akan didatangkan ke Asia-Pasifik, tetapi diduga US Army akan mengerahkan Typhon.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Sistem Typhon memiliki kemampuan untuk menembakkan misil penjelajah Tomahawk yang memiliki jaraak jangkauan lebih dari 1.600 kilometer dan misil penangkal baru SM-6.

Jepang termasuk negara yang kemungkinan akan menjadi lokasi penempatan misil tersebut. Namun, tampaknya misil akan menjadikan Guam sebagai pangkalannya dan untuk sementara waktu akan dipindahkan ke Jepang untuk keperluan latihan, menurut sebuah sumber pemerintah AS.

INF Treaty melarang Amerika Serikat dan Rusia memiliki rudal penjelajah dan balistik yang diluncurkan dari darat jarak menengah dengan daya jangkau antara 500 dan 5.500 kilometer.

Setelah perjanjian itu kadaluarsa pada 2019, US Army dan US Marine Corps mengerahkan misil jarak menengah secara besar-besaran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asia-PasifikchinamisilUS Army
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khawatir Serangan Iran Zionis Israel Acak GPS
Tulisan selanjutnya Gegara Komentar di Medsos Karir Hakim Pengadilan Tinggi Jepang Hancur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?