Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

200 Hari Agresi ‘Israel’, Sandera Hamas Sebut Netanyahu Abaikan Mereka

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 April 2024 07:14 7:14 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 April 2024 05:00
Bagikan
Sandera Hamas 2
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang pemukim Israel yang menjadi tawanan di Gaza mengatakan pemerintahan Zionis mengabaikan nyawa para sandera, menurut sebuah video yang disiarkan Hamas pada Rabu (24/04).

Pria yang mengaku bernama Hersh Goldberg-Polin itu menyebut Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, dan kabinet seharusnya malu karena mengabaikan para tawanan dan gagal membebaskan mereka selama 200 hari.

Hersh juga mengatakan pemboman tanpa pandang bulu pesawat tempur Israel yang menjadi penyebab kematian 70 tawanan lain.

“Selain itu, kalian juga seharusnya malu karena menolak semua kesepakatan yang ditawarkan kepada kalian. Apakah Anda tidak ingin mengakhiri mimpi buruk ini?” ujarnya, dalam video tersebut.

Pejuang Palestina dan Israel belum kembali mencapai kesepakatan terkait sandera yang saat ini masih ditawan di Gaza. Hal tersebut lantaran entitas Zionis Israel berulang kali menolak proposal kesepakatan yang diajukan Hamas, melalui mediatornya.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Sementara itu penjajah Israel mengisyaratkan mereka akan melancarkan invasi darat ke wilayah Rafah, Gaza selatan di mana lebih dari 1,4 juta warga Palestina mencari perlindungan. Sejumlah lembaga HAM menyebut invasi darat ke Rafah akan menyebabkan “situasi bencana”.

Meski begitu, bukan berarti perlawanan di Gaza utara telah usai.

Lembaga think tank yang berbasis di Amerika Serikat, Institute for the Study of War (ISW) dan Critical Threats Project (CTP), mencatat bahwa penilaian mereka mengenai keberadaan perlawanan bersenjata Palestina di Beit Hanoon, Gaza utara, yang terus berlanjut konsisten dengan pernyataan seorang pejabat Israel yang mengakui kepada media AS bahwa “beberapa ribu” pejuang masih berada di sana.

Juga pada hari Selasa, hari ke-200 pertempuran, kelompok-kelompok bersenjata Palestina melakukan setidaknya lima “serangan tembakan tidak langsung” ke Israel dengan roket-roket yang diluncurkan dari Gaza.

Jihad Islam Palestina (PIJ) meluncurkan dua serangan roket – termasuk serangan gabungan dengan pejuang dari Brigade Ansar – ke arah kota Sderot di Israel, sementara Brigade Martir Al-Aqsa dan Brigade Perlawanan Nasional melakukan serangan ke pangkalan Zikim di Israel.*

Baca juga: Agresi Gaza Dapat Hancurkan Israel, Mantan Jenderal Zionis Desak Netanyahu Akui Kekalahan

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin Netanyahugenosida GazaHAMASHeadlineRafahsandera Hamas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Larang Orang Afrika Masuk Supermarket Milik China di Abuja Disegel
Tulisan selanjutnya Abu Ubaidah: Selama 200 Hari, ‘Israel’ Tak Meraih Apapun di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?