Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Setelah Dikecam Malala Yousafzai Tegaskan Dukung Rakyat Gaza

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 April 2024 13:10 1:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 April 2024 13:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Penerima Nobel Perdamaian Malala Yousafzai, hari Kamis (25/4/2024), menyuarakan kecaman terhadap Israel dan dukungan untuk rakyat Palestina di Gaza, setelah dihujani kecaman menggelar pertunjukan teater yang diproduksinya bersama bekas menteri luar negeri Amerika Serikat pendukung setia Zionis Israel Hillary Clinton.

Yousafzai, yang diberikan Nobel Perdamaian pada 2014, dikecam oleh sebagian kalangan di negeri asalnya Pakistan karena bermitra dengan Clinton, pendukung vokal Israel dalam peperangan melawan Hamas.

Pertunjukan teater, yang berjudul “Suffs”, menggambarkan perjuangan wanita Amerika supaya diperbolehkan berpartisipasi aktif dalam pemilu di abad ke-20 dan dimainkan di teater Broadway di New York sejak pekan lalu.

“Saya tidak ingin ada kebingungan tentang dukungan saya untuk rakyat Gaza,” kata Yousafzai lewat platform X (Twitter). “Kita tidak perlu melihat lebih banyak mayat, sekolah yang dibom dan anak-anak kelaparan untuk memahami bahwa gencatan senjata diperlukan dan mendesak.”

“Saya sudah dan akan terus mengecam pemerintah Israel atas pelanggarnya terhadap hukum internasional dan kejahatan-kejahatan perangnya,” imbuh Yousafzai seperti dilansir AFP.

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

“Kolaborasi teater Yousafzai dengan Hillary Clinton, yang jelas-jelas mendukung genosida rakyat Palestina, merupakan pukulan keras terhadap kredibilitasnya sebagai aktivis hak asasi manusia,” kata kolumnis populer Pakistan Mehr Tarar di X hari Rabu (24/4/2024).

“Saya menilainya tragis bukan kepalang.”

Hillary Clinton tidak hanya mendukung peperangan untuk menumpas Hamas tetapi juga menolak seruan gencatan senjata. Untuk melembutkan suara genderang perangnya dia juga menyerukan agar warga sipil Gaza dilindungi dari peperangan itu.

The New York Times melaporkan wanita berusia 26 tahun itu memgenakan pin merah-hitam ketika menghadiri pertunjukan perdana “Suffs” Kamis pekan lalu, mengisyaratkan bahwa dia mendukung gencatan senjata di Gaza.

Namun, penulis dan akademisi Nida Kirmani lewat X menilai keputusan Yousafzai untuk berkolaborasi dengan Clinton sangat mengecewakan. 

Clinton menjabat sebagai diplomat tertinggi Amerika Serikat pada masa pemerintahan presiden Barack Obama, yang menggalakkan serangan drone terhadap Taliban di perbatasan Afghanistan-Pakistan.

Yousafzai mendapatkan Nobel Perdamaian pada usia 17 tahun setelah ditembak di bagian kepala oleh Taliban Pakistan karena menyerukan pendidikan bagi anak perempuan semasa dia remaja di tahun 2012.

Namun, serangan-serangan drone Amerika Serikat yang banyak memakan nyawa warga sipil di kampung halamannya tidak disoroti oleh Yousafzai, sehingga justru mengundang protes terhadap dirinya sendiri.

Yousafzai oleh sebagian kalangan di Pakistan dicurigai sebagai antek Barat yang mengkampanyekan agenda politik liberal di negara asalnya yang konservatif.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Malala Yousafzai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pamer Minuman Pendukung ‘Israel’ di Masjidil Haram, Anak Zulhas Dikuliti  Netizen
Tulisan selanjutnya Sudah 30 Orang Kehilangan Nyawa Akibat Hawa Panas di Thailand

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?