Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bendungan di Kenya Tak Sanggup Menampung Air Hujan 40 Orang Tewas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 April 2024 20:46 8:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 April 2024 20:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 40 orang kehilangan nyawa di Kenya setelah sebuah bendungan jebol menyusul hujan deras yang berkelanjutan dan banjir.

Warga di desa-desa dekat Mai Mahiu, sekitar 60km dari ibu kota Nairobi, tersapu air bah ketika mereka tidur.

Warga setempat mengatakan air dalam kecepatan tinggi tumpah dari bendungan Old Kijabe Dam yang ambrol.

“Saya sedang tidur ketika memdengar suara keras dan teriakan. Air sudah membanjiri kampung. Kami kemudian mulai mengevakuasi warga,” kata Peter Muhoho kepada BBC Senin (29/4/2024).

“Tas ini milik seorang anak yang saya kenal. Dia terseret banjir. Saya menemukannya di hilir,” kata Muhoho sambil menunjuk tas yang dibawanya.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Empat puluh dua meninggal, itu hanya perkiraan. Masih banyak lainnya yang terkibur di dalam lumpur,” kata Susan Kihika, kepala daerah Nakuri, kepada AFP Senin (29/4/2024).

Lebih dari 100 orang sudah kehilangan nyawa akibat banjir yang melanda sejumlah daerah di Kenya sejak bulan lalu.

Petugas pencarian dan penyelamatan menggali tanah berlumpur untuk mencari korban di sejumlah desa, termasuk Kamuchiri dan Kianugu di daerah Nakuru.

Sejauh ini 42 jasad sudah ditemukan, 17 di antaranya anak-anak, katavpihak kepolisian kepada Reuters.

Lebih dari 130.000 orang kehilangan tempat tinggal akibat banjir kali ini, banyak yang mengungsi di sekolah-sekolah.

Hujan deras juga mengguyur negara tetangga Tanzani dan Burundi.

Sedikit 155 orang tewas akibat banjir di Tanzania sejak bulan Januari.

Di Burundi, hampir 100.000 orang tidak lagi memiliki tempat tinggal setelah air bah merusak kampung mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:banjirKenya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya World Central Kitchen Akan Melanjutkan Pembagian Makanan di Gaza
Tulisan selanjutnya Tutup Pasar Malam Masa Maghrib di Kedah Hanya Berlaku untuk Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?