Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Masjid Kariye Kembali Dipakai Sholat Setelah 80 Tahun Jadi Museum

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Mei 2024 08:14 8:14 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Mei 2024 10:00
Bagikan
Masjid Kariye yang juga bekas gereja dan museum
Bagikan

Hidayatullah.com – Setelah digunakan sebagai museum selama hampir 80 tahun, Masjid Kariye yang bersejarah di Istanbul dibuka kembali untuk beribadah pada hari Senin.

Daftar isi
  • Bekas Gereja
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Setelah 79 tahun, Masjid Kariye dipugar oleh Direktorat Jenderal Yayasan kami dan dibuka kembali untuk beribadah,” ujar Safi Arpagus, mufti Istanbul, pada upacara pembukaan.

Masjid yang menjadi museum setelah Perang Dunia II ini direnovasi dengan upaya dan dukungan dari yayasan-yayasan, tambahnya melansir Anadolu pada Senin (06/05).

Masjid Kariye, yang juga dikenal sebagai Chora, dimiliki oleh Yayasan Direktorat Jenderal Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki. Masjid ini dikembalikan ke statusnya sebagai masjid melalui keputusan presiden tahun 2020.

Awalnya dibangun pada abad keempat di era Bizantium, dengan perubahan arsitektur selama berabad-abad, bangunan ini menjadi masjid pada abad ke-16, setelah penaklukan Utsmaniyah atas Istanbul.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Di bawah Republik Türkiye, tempat ini diubah menjadi museum di bawah Administrasi Museum pada tahun 1948, tetapi di bawah keputusan presiden tahun 2020, tempat ini dipulihkan untuk kembali ke status masjid bersejarahnya.

Baca juga: Turki akan Ubah Bekas Gereja dan Museum Jadi Masjid

Bekas Gereja

Terkenal dengan mosaik dan lukisan dinding Bizantium Akhir, bangunan ini awalnya dibangun sebagai Gereja Chora pada abad ke-6. Kemudian diubah menjadi masjid atas perintah Sultan Utsmaniyyah Bayezid II pada tahun 1511 Masehi, hampir 50 tahun setelah penaklukan Istanbul.

Pengubahan dilakukan oleh Atik Ali Pasha, salah satu wazir agung Bayezid, dan bangunan tersebut dinamakan Masjid Atik Ali Pasha atau Masjid Kariye.

Rencana untuk mengubah bekas gereja, yang telah berfungsi sebagai museum selama hampir 80 tahun, disusun pada tahun 2020 menyusul keputusan Erdogan, yang mencakup keputusan kontroversial untuk mengubah museum Hagia Sophia yang terkenal kembali menjadi masjid setelah pengadilan tinggi memutuskan bahwa perubahan status situs tersebut oleh pendiri republik yang sekuler, Mustafa Kemal Ataturk, adalah ilegal. Sementara bekas gereja Bizantium menjalani transformasi ini pada bulan Juli di tahun yang sama, konversi Gereja Chora ditunda untuk memfasilitasi restorasi.*

Baca juga: Doakan Masjid al Aqsha, Seluruh Masjid Turki Kumandangkan Doa dan Shalawat

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bekas gerejamasjidTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sukacita Warga Palestina di Gaza Sambut Proposal Gencatan Senjata Hamas
Tulisan selanjutnya Kejahatan Islamofobia di Jerman Meningkat Dua Kali Lipat Tahun Lalu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?