Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Sengaja Bunuh Para Ulama untuk Lemahkan Iman Rakyat Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Mei 2024 17:25 5:25 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Mei 2024 18:00
Bagikan
Keluarga-keluarga Palestina berbuka puasa di samping bangunan yang hancur selama konfrontasi baru-baru ini antara Hamas dan Israel, di Jalur Gaza. AFP
Bagikan

Hidayatullah.com – Serangan ‘Israel’ ke Gaza sejak Oktober lalu telah memakan korban jiwa dari kalangan pemuka agama, ulama, dai dan penghafal al-Quran. Namun, menurut Kemenag Palestina syahidnya mereka tidak membuat gentar penduduk Gaza yang sebagian besar beragama Islam itu.

Daftar isi
  • Dari dosen hingga guru al-Quran
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sekitar 300 ulama dan syekh, termasuk pengajar Al-Quran, penceramah, dan imam, telah terbunuh sejauh ini dalam serangan militer, menurut Kementerian Agama Palestina.

Sementara itu, lebih dari 500 masjid telah diratakan oleh Israel, dan puluhan masjid telah dihancurkan sebagian, termasuk Masjid Al-Omari yang bersejarah.

Tiga gereja juga telah menjadi puing-puing, termasuk Gereja Santo Porphyrius yang bersejarah. Gedung utama kementerian dan Institut Podcast Al-Quran juga dihantam dan dirusak oleh serangan Israel.

Meskipun mengalami kerugian besar, kementerian ini tetap melanjutkan pekerjaannya dengan menyampaikan khutbah dan pesan-pesan harapan dan kesabaran di kamp-kamp pengungsian serta rumah sakit. Kemenag Palestina juga membuka kembali masjid-masjid yang rusak untuk shalat, dan mengadakan sesi pendidikan dan hafalan Al-Quran.

Baca Juga

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Seorang juru bicara kementerian mengatakan penjajah Israel sengajar menarget masjid dan ulama “untuk mematahkan iman warga Palestina”.

“Ulama dan fasilitas keagamaan dilindungi oleh semua hukum dan tradisi internasional, sehingga menargetkan mereka adalah kejahatan perang,” kata juru bicara tersebut kepada Middle East Eye pada Sabtu (10/05).

“Pesan kami kepada dunia adalah bahwa kami ingin Anda berdiri bersama kami, memprotes untuk memberikan perlindungan kepada warga sipil yang tidak bersalah, dan menghentikan genosida di Gaza,” tambah mereka.

“Kami menyerukan kepada para ulama dan kementerian Islam di dunia Arab untuk secara serius bertindak dan menghentikan kekejaman yang sedang berlangsung terhadap rakyat kami, terutama terhadap para syekh dan ulama kami,” ujar mereka.

“Kami menyerahkan tanggung jawab ini kepada mereka, dan besok di akhirat, kami akan mempertanyakan kepada mereka di hadapan Allah tentang apa yang telah mereka lakukan terhadap saudara-saudara Muslim di Gaza.”

Para ulama dan syekh terkemuka di Gaza, seperti Taiseer Ibrahim, Najeeba Al-Da’alees, Awni Own, Wael Al-Zird, Basem Al-Safadi, dan masih banyak lagi, termasuk di antara mereka yang menjadi sasaran serangan militer keji ‘Israel’.

Dari dosen hingga guru al-Quran

Profesor Taiseer Ibrahim, dekan syariah dan Fakultas Hukum di Universitas Islam Gaza dan anggota Komunitas Cendekiawan Palestina, menghabiskan seluruh hidupnya untuk mempelajari Islam. Beliau meraih gelar sarjana dan master dalam bidang doktrin dan fikih Islam (Fikih Islam) dari Universitas Islam Gaza dan kemudian melanjutkan pendidikannya ke Universitas Islam di Malaysia untuk meraih gelar doktoral dalam bidang fikih Islam.

Selain mengisi khutbah, ia menggunakan pengetahuannya untuk memberi nasihat dan menerima konsultasi tentang masalah perceraian, perselisihan, dan warisan.

Ibrahim terbunuh pada hari-hari pertama perang setelah serangan udara ‘Israel’ mengebom rumahnya di Kamp Pengungsian Al-Nusairat.

Owni Own, seorang guru Al-Quran yang terkenal, dai, dan imam, terbunuh bersama anggota keluarganya dalam serangan udara ‘Israel’ di rumahnya di Kamp Pengungsian Al-Maghazi pada bulan Maret pada hari ke-21 bulan suci Ramadhan.

Pria berusia 65 tahun ini juga merupakan seorang guru bahasa Inggris di Badan Pengungsi dan Pekerjaan PBB untuk Palestina (Unrwa).

Ia juga menjadi guru Alquran di Sekolah Tinggi Al-Zaytoona di Gaza. Selain itu, ia juga memiliki kantor penukaran mata uang di Kamp Pengungsian Al-Nusairat.*

Baca juga: Ibu Gaza: Kehilangan, Pengungsian, dan Kelaparan

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaHeadlineisraelpalestinaulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putin Ganti Menteri Pertahanan Rusia dengan Pakar Ekonomi
Tulisan selanjutnya Tuntut Pembebasan Tawanan, Ribuan Pemukim ‘Israel’ Turun ke Jalan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?