Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kirato Wakayama Bekas Aktor Cilik Jepang yang Jadi Pembunuh Bayaran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Mei 2024 14:11 2:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Mei 2024 14:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang bekas aktor cilik Jepang bernama Kirato Wakayama, tumbuh menjadi pemuda bermasalah dan sekarang dikenal sebagai pembunuh bayaran tak kenal takut dan memiliki kecenderungan untuk melakukan kekerasan.

Predikat negatif itu sekarang melekat pada diri pemuda itu menyusul ditemukannya dua mayat terbakar bulan lalu, kata sumber-sumber penyelidikan yang dikutip Asahi Shimbun.

Polisi wilayah Prefektur Tokyo dan Prefektur Tochigi pada 21 Mei menangkap kembali Kirato Wakayama dan Kang Gwang-gi, keduanya berusia 20 tahun, atas dugaan pembunuhan Ryutaro Takarajima, 55, dan istrinya, Sachiko, 56.

Keduanya awalnya ditangkap berkaitan dengan penemuan jasad terbakar kedua pasangan tersebut di Nasu, Prefektur Tochigi, pada bulan April.

Menurut sumber-sumber investigasi, Ryoken Hirayama, 25, yang bertindak sebagai perantara yang mengatur tindak kejahatan itu, mengaku membayar Wakayama dan Kang untuk melakukan pembunuhan serra alasan kenapa memilih keduanya.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

“Mereka tangkas berkelahi dan mereka memberikan kesan tidak takut apapun,” kata Hirayama seperti dikutip sumber.

Ketika dihubungi lewat telepon soal pekerjaan itu, Wakayama berkata, “Saya akan pikir-pikir dulu,” kutip sumber.

Namun, setelah Hirayama meminta keputusan cepat, Wakayama berkata, “Saya akan melakukannya,” menurut sumber.

Wakayama dilahirkan di Minokamo, Prefektur Gifu Prefecture, dan mulai menjadi aktor cilik ketika berusia sekitar 8 tahun, kata sumber.

Dia tampil dalam serial drama sejarah berjudul “Gunshi Kanbei” yang ditayangkan oleh Japan Broadcasting Corp. (NHK). Dia bermain sebagai karakter tokoh utama semasa kanak-kanak.

Wakayama juga pernah didaulat menjadi duta bagi kota Minokamo.

Dia pindah ke daerah Kita di Tokyo untuk melanjutkan sekolah menengah pertama di sana, kemudian melanjutkan ke SMA yang menawarkan program seni pertunjukan. Namun, pendidikannya putus di tengah jalan disebabkan nilai akademiknya kurang bagus.

Meskipun nama Wakayama masih tercantum sebagai anggota dari sebuah agen entertainment sampai tahun 2020, tetapi selepas 2018 tidak tercatat ada proyek hiburan yang dikerjakannya.

Belakangan ini dia diketahui hidup dengan uang beberapa puluh ribu yen sebulan, yang didapatkan dari pekerjaan paruh waktu tidak menentu serta dari uang yang dikirimkan oleh orangtuanya.

Setelah pasangan Takarajima dibunuh, , Hirayama menyerahkan uang tunai 5 juta yen ($32.000) sebagai upah, kata sumber investigasi.

Kang mengatakan kepada petugas penyidik bahwa dirinya memberikan sebagian uang dari Hirayama sebesar 2,5 juta yen kepada Wakayama.

Namun,  Wakayama berkata, “Saya hanya menerima sekitar 1,5 juta yen,” menurut sumber.

Kang dan Wakayama kemudian melancong ke Osaka bersama teman-temanya. Mereka kerap mengunjungi kelab malam, berfoto di sana dan memajangnya di media sosial.

Disebabkan foto-foto tersebut, polisi dapat melacak keberadaan kedua pemuda pembunuh bayaran itu dan menemukannya saat bersembunyi di Osaka.

Kedua pemuda itu sepertinya menghabiskan sebagian besar uang dari Hirayama di kelab malam dan untuk membeli tas mewah serta kalung.

Ketika mereka diringkus polisi dua pekan setelah mayat ditemukan, Kang diketahui memegang uang sekitar 120.000 yen dan Wakayama sekitar 10.000 yen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jepang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biasa Perangi Al-Shabab Polisi Kenya Ditugaskan ke Haiti Hadapi Geng Kriminal
Tulisan selanjutnya Bodoh Dipelihara! Aparat New Zealand Geram Lihat Aksi Pria “Body Slam” Paus Orca

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?