Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Junta Burkina Faso Perpanjang Pemerintahan Militer 5 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Mei 2024 09:58 9:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Mei 2024 09:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Junta Burkina Faso akan tetap berkuasa sampai lima tahun ke depan berdasarkan sebuah kesepakatan yang dibuat dalam konsultasi nasional pada hari Sabtu (25/5/2024), menunda transisi kembali ke demokrasi.

“Masa transisi ditetapkan 60 bulan mulai 2 Juli 2024,” kata Kolonel Moussa Diallo, ketua komite proses dialog nasional, usai pertemuan di ibu kota Ouagadougou, lansir RFI.

Perwakilan masyarakat sipil, pihak keamanan dan pertahanan serta anggota parlemen di majelis transisi hadir dalam pembicaraan tersebut, tetapi diboikot oleh sebagian besar partai politik.

Menurut kesepakatan itu, yang ditandatangani oleh pejabat sementara presiden dan pimpinan militer Ibrahim Traore, pemilu akan menandai masa akhir pemerintahan transisi yang akan diupayakan digelar sebelum batas akhir “jika situasi keamanan mendukung”.

Kesepakatan itu juga memperbolehkan Traore mencalonkan diri sebagai presiden ketika pemilu digelar.

Baca Juga

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Militer menduduki kekuasaan pemerintahan di Burkina Faso sejak kudeta 2022.

Kesepakatan awal mendudukkan Traore sebagai presiden dan memberikannya jabatan di pemerintahan serta parlemen.

Durasi transisi ke sipil waktunitu ditentukan 21 bulan yang akan berakhir pada 1 Juli 2024, tetapi pihak junta juga menegaskan bahwa faktor keamanan akan diprioritaskan.

Berdasarkan kesepakatan baru, untuk menetapkan kursi di parlemen bagi partai-partai politik tradisional (yang sudah ada) bukan lagi kuota, melainkan kriteria patriotisme untuk memutuskan siapa yang layak mendapatkan kursi di parlemen.

Berdasarkan kesepakatan baru juga akan dibentuk sebuah lembaga baru yang disebut “Korag” yang bertugas memantau dan mengontrol pelaksanaan visi strategis negara di semua bidang dan melalui berbagai cara. Komposisi dan operasinya akan diatur oleh presiden.

“Anda baru saja menuliskan kembali sebuah lembaran baru dalam sejarah bangsa kita,” kata Menteri urusan Teritorial Emile Zerbo, yang membuka pertemuan pada Sabtu pagi kemarin.

Seperti negara-negara tetangganya di kawasan Sahel Afrika Barat, Burkina Faso mengalami gangguan keamanan dari kelompok-kelompok bersenjata termasuk kelompok yang berafiliasi dengan al-Qaeda dan ISIS alias IS.

Pada tahun 2023 terjadi eskalasi serangan mematikan, dengan lebih dari 8.000 orang dilaporkan terbunuh, menurut kelompok pemantau krisis berbasis di Amerika Serikat ACLED.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh para pemimpin junta Burkina Faso melakukan kekerasan terhadap warga sipil selama kampanye militer mereka melawan kelompok Muslim bersenjata, dan membungkam media serta para pemimpin oposisi. Junta membantah tuduhan itu sebagai “tidak berdasar”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Burkina Faso
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesawat Tempur ‘Israel’ Lancarkan Pemboman ke Kamp Pengungsi Palestina di Rafah
Tulisan selanjutnya Dukung ICJ, Indonesia Desak Penjajah ‘Israel’ Hentikan Serangan di Rafah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?