Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Korban Longsor di Papua Nugini Dikhawatirkan Lebih dari 2.000 Jiwa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Mei 2024 08:32 8:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Mei 2024 08:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jumlah korban jiwa gempa besar yang terjadi di Enga, Papua Nugini, hari Jumat pekan lalu dikhawatirkan melebihi angka 2.000, kata National Disaster Centre.

Namun, berapa angka sesungguhnya sulit diketahui karena upaya pencarian korban terkendala gundukan tanah yang di sebagian tempat mencapai kedalaman 10 meter dan keterbatasan alat kerja.

Sampai saat ini kurang dari 12 mayat yang ditemukan, sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa menduga jumlah orang yang hilang mencapai 670.

Runtuhnya salah satu sisi sebuah gunung pada Jumat dini hari (24/5/2024) melenyapkan sebuah desa yang ramai di Provinsi Enga, dengan kerusakan hingga satu kilometer, menurut sejumlah laporan hasil pengamatan.

Sebelum bencana terjadi, sekitar 3.800 orang tinggal di daerah itu.

Baca Juga

Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

PM James Marape mengatakan telah memerintahkan pasukan keamanan dan dinas-dinas kedaruratan untuk menuju lokasi bencana, yang jauhnya sekitar 600 kilometer lewat jalur darat ke arah barat laut dari ibu kota Papua Nugini, Port Moresby.

Namun, sejumlah warga lokal di desa Kaokalam mengatakan merek masih menunggu petugas datang dan melakukan operasi penyelamatan.

Seorang wanita warga setempat bernama Evit Kambu mengatakan kepada Reuters bahwa dirinya meyakini banyak anggota keluarganya yang terperangkap di bawah reruntuhan dan timbunan tanah.

Seorang tokoh masyarakat yang mengunjungi lokasi bencana mengatakan kepada BBC bahwa warga lokal mereka ditelantarkan dan disuruh menangani masalah itu sendiri. Mereka menggunakan sekop dan tangan kosong untuk menggali tanah untuk mencari korban yang kemungkinan terperangkap.

“Masyarakat meminta pemerintah untuk turun membantu dan memberikan dukungan,” kata Ignas Nembo dalam acara BBC Newshour.

Namun, seorang perwira kepolisian dari provinsi mengatakan kepada BBC bahwa dia melihat tentara sudah tiba dan mereka berusaha untuk menyingkirkan bebatuan besar untuk menyelamatkan mereka yang terperangkap.

Martin Kelei, pejabat sementara kepala kepolisian provinsi setempat, menggambarkan kondisinya sangat sulit, karena menyingkirkan bebatuan sebesar mobil berisiko akan memicu longsor lanjutan.

“Jadi warga setempat hanya menggali dari tempat yang mereka lihat aman,” ujarnya, seraya menambahkan bajwa dia sudah berkunjung ke lokasi longsor beberapa kali sejak hari Jumat.

Kelei mengatakan sejumlah korban yang terperangkap masih dapat terdengar suaranya berteriak meminta pertolongan.

“Tanahnya masih belum stabil saatvini dan itu berisiko memicu longsor lanjutan,” kata Justine McMahon, koordinator Care Australia di Papua Nugini, seraya menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu izin untuk bergerak dari pihak berwenang, yang masih meninjau dan melihat situasi dan kondisi lokasi bencana.

Serhan Aktoprak dari lembaga PBB International Organization for Migration (IOM) kepada BBC juga menggambarkan kondisi di lapangan sangat riskan untuk melakukan pencarian dan penyelamatan korban.

Longsor zdi salah satu sisi Gunung Mungalo itu terjadi di daerah dataran tinggi di Provinsi Enga. Aparat berwenang mengatakan longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu selama beberapa pekan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perwira Menengah Militer Jerman Anggota Partai AfD Mata-mata Rusia Dibui
Tulisan selanjutnya Ekonomi Israel Dilanda Konfik Internal, “Israel” Mustahil Menang?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

Berita
20 Oktober 2026 21:55
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Berita

Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

22 Oktober 2026 10:33
Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

20 Oktober 2026 19:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?