Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 6 Juni 2026 11:02 11:02 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 Juni 2026 11:02
Bagikan
Eurovision
Bagikan

Hidayatullah.com – Kontes Lagu Eurovision 2026 ditonton oleh 131 juta pemirsa, kata penyelenggara pada Jumat. Dibandingkan tahun lalu, jumlah penonton ini mengalami penurunan signifikan mencapai hampir 35 juta.

Penurunan ini akibat boikot lima negara Eropa karena partisipasi ‘Israel’ dalam kompetisi tersebut.

Bulgaria memenangkan kontes untuk pertama kalinya dengan lagu hits Dara yang berjudul “Bangaranga” yang menyapu edisi ke-70 acara musik televisi langsung terbesar di dunia, dengan ‘Israel’ berada di posisi kedua. Inggris berada di posisi terakhir.

Irlandia, Spanyol, Slovenia, Islandia, dan Belanda memutuskan untuk tidak mengirimkan perwakilan atau menayangkan kontes tersebut sebagai protes atas partisipasi ‘Israel’ di tengah perang genosida di Gaza.

Kontes 2025 ditonton oleh rata-rata 5,8 juta orang di Spanyol, dan 3,5 juta orang di Belanda. Di Irlandia, siaran RTÉ untuk kontes tahun lalu memperoleh rata-rata 268.000 pemirsa, menurut situs berita Irlandia, The Journal.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Eurovision tahun ini digelar di Wina, dengan babak final berlangsung pada 16 Mei. Protes diadakan di Wina terkait partisipasi Israel, dan teriakan ‘hentikan genosida’ terdengar selama penampilan Israel di babak semi-final.

Pangsa penonton terbesar yang menyaksikan Eurovision tercatat di Finlandia (93%), Swedia (86%), Norwegia (83%), dan Denmark (79%).

Secara keseluruhan di 35 pasar TV yang diukur, babak final menarik rata-rata pangsa penonton sebesar 42,6%.

Pangsa penonton berusia 15 hingga 24 tahun lebih tinggi, yaitu 54,8%.

EBU mencatat bahwa angka penonton turun 3,8 juta di Polandia, 3,7 juta di Inggris, dan 3,3 juta di Prancis, dibandingkan dengan Eurovision 2025, yang diadakan di kota Basel, Swiss.

Di luar 35 negara peserta, suara terbanyak diterima dari Amerika Serikat, Belanda, Kanada, Spanyol, Irlandia, Slovakia, dan Turki.

Ketegangan seputar Eurovision meningkat tahun lalu ketika anggota EBU memutuskan untuk tidak mengadakan pemungutan suara tentang partisipasi Israel. Keputusan tersebut menyusul perselisihan internal dan terjadi selama genosida Israel di Gaza. Beberapa negara kemudian memboikot kontes tersebut sebagai bentuk protes.

Edisi tahun ini mencatat jumlah negara peserta terendah sejak 2004, yang mencerminkan semakin terisolasinya Israel.

Aksi boikot tersebut dipicu oleh keputusan penyelenggara untuk mengizinkan ‘Israel’ berpartisipasi meskipun terjadi genosida di Gaza.

Kritik internasional terhadap sikap pro-Israel Eurovision juga meningkat. Beberapa negara menarik diri atau mengurangi partisipasi tahun ini karena dimasukkannya ‘Israel’ yang menghadapi tuduhan kejahatan perang di ICC dan ICJ, sementara perbandingan telah dibuat dengan pengecualian Rusia pada tahun 2022 setelah invasinya ke Ukraina.

Para kritikus berpendapat bahwa perbedaan perlakuan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang standar ganda dalam acara budaya internasional. Masalah ini telah menarik perhatian media yang lebih luas, termasuk pemberitaan oleh The New York Times tentang bagaimana ‘Israel’ telah menggunakan Eurovision sebagai soft power selama genosida Gaza.

Selama tiga tahun terakhir, ‘Israel’ menghadapi keberatan atas partisipasinya di Eurovision tidak hanya dari anggota EBU tetapi juga dari para kontestan sendiri.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDSboikotEropaEurovisionisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Tulisan selanjutnya Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?