Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Buddha Boy Dihukum Penjara 10 Tahun karena Mencabuli Bocah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juli 2024 09:03 9:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juli 2024 09:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang tokoh spiritual kontroversial di Nepal yang dikenal dengan julukan “Buddha Boy” telah dijatuhi hukuman penjara 10 tahun karena mencabuli seorang bocah perempuan.

Ram Bahadur Bomjon, yang diyakini oleh sebagian orang sebagai titisan atau reinkarnasi dari Siddharta Gautama sang pendiri ajaran Buddha, juga dihukum membayar kompensasi $3.700 kepada korban oleh Pengadilan Distrik Sarlahi di bagian selatan Nepal, pada hari Senin 1 Juli 2024.

Pria berusia 34 tahun itu diberi waktu 70 hari untuk mengajukan banding, kata pejabat pengadilan Sadan Adhikari, seperti dilansir Independent.

Polisi menangkap Bomjon di sebuah daerah pinggiran ibu kota Nepal, Kathmandu, pada bulan Januari dengan tuduhan serangan seksual dan terlibat dalam penghilangan sedikitnya empat pengikutnya.

Sejumlah uang dalam mata uang Nepal bernilai $227.000 dan dalam mata uang asing lain bernilai $23.000 ikut disita saat aparat melakukan penangkapan atas rohaniwan Buddhis itu, kata polisi.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Akhir bulan Juni, pengadilan menyatakan Bomjon bersalah melakukan serangan seksual terhadap seorang anak perempuan di bawah umur.

Tuduhan-tuduhan lain berkaitan penghilangan beberapa orang pengikutnya masih belum diproses pengadilan.

Bomjon diyakini oleh banyak warga Nepal sebagai reinkarnasi dari Siddhartha Gautama, yang dilahirkan di bagian barat daya Nepal sekitar 2.600 tahun lalu dan kemudian disembah sebagai Buddha.

Namun, sebagian pemuka Buddhis tidak meyakini Bomjon sebagai titisan Siddharta Gautama.

Bomjon menjadi terkenal di bagian selatan Nepal pada 2005.

Pria berambut panjang kelahiran tahun 1990 itu lambat laun popularitasnya menurun seiring dengan munculnya tuduhan pencabulan dan serangan fisik yang dilakukan terhadap sejumlah pengikutnya. Namun, dia masih terus melakukan aktivitasnya sebagai rohaniwan Buddhis di selatan Nepal di mana ribuan orang masih mencari dirinya sebagai sosok titisan Buddha.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BuddhaNepalRam Bahadur Bomjon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uskup Agung Italia Pengkritik Paus Fransiskus Dikucilkan Vatikan
Tulisan selanjutnya Aktivis Pro-Palestina Terbitkan Daftar Universitas Inggris Pendukung ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?