Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Wakili IAI Tazkia, Pendiri Sakinah Finance Hadiri Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Juli 2024 18:24 6:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Juli 2024 18:24
Bagikan
Wakili IAI Tazkia, Pendiri Sakinah Finance Hadiri Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com – Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia rutin mengadakan kegiatan dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah di tanah air pada 9 Juli 2024.

Selama 14 tahun terakhir perhelatan besar yang dikenal dengan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) diadakan secara rutin di Jakarta dan Surabaya. Adapun Road to ISEF yang dinamakan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) beberapa tahun ini juga diadakan di beberapa daerah untuk juga meningkatkan partisipasi dari seluruh masyarakat.

Kali ini FESyar untuk Kawasan Timur Indonesia (KTI) diadakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dari 7 hingga 9 Juli 2024. Acara FESyar dimeriahkan dengan serangkaian acara dari mulai pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha), tabligh akbar yang dibawakan oleh Syekh Muhammad Jaber, pelatihan Sertifikasi Nazhir, seminar pemberdayaan pesantren, kompetisi ekonomi syariah, kompetisi dakwah, Flagship Seminar Ekonomi Syariah, seminar penguatan ekosistem halal UMKM, seminar zakat, serta berbagai lomba seperti technovation, adzan, dan memasak.

Adapun Flagship Seminar Ekonomi Syariah yang diadakan setelah Opening Ceremony 8 Juli kemarin menghadirkan Guru Besar Akuntansi Syariah, Institut Agama Islam Tazkia (Murniati Mukhlisin), Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah (Sutan Emir Hidayat), Perwakilan OJK Sulawesi Tenggara (Shintia Wijayanti), dan Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sulawesi Tenggara (Muhammad Faizal). Moderator acara tersebut didatangkan dari ibukota, Syarifah Rahma, presenter CNBC Indonesia.

Di acara seminar, perwakilan IAI Tazkia Murniati mengangkat isu trend perkembangan ekonomi syariah di dunia global, Indonesia, dan khususnya Sulawesi Tenggara. Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga di kancah ekonomi syariah global setelah Malaysia dan Saudi Arabia.

Baca Juga

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina

Miris memang, namun hal ini tidak mengejutkan karena setimpal dengan hasil survei Bank Indonesia yang menunjukan bahwa tingkat literasi ekonomi syariah penduduk Indonesia pada 2023 adalah hanya sebesar 28 persen yang artinya dari 100 orang yang ditanya, 28 orang menjawab bahwa mereka paham tentang makanan minuman halal, keuangan syariah, pakaian modis, pariwisata ramah Muslim, kosmetik dan obat-obatan halal, serta media dan rekreasi halal.

Hal ini terkonfrmasi juga oleh hasil survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa literasi keuangan syariah 2023 hanya sampai 39 persen. Itupun cukup membanggakan karena berhasil naik dari 9 persen, angka bertengger tiga tahun berturut-turut sebelumnya. Berkenaan dengan inklusi, angkanya hanya berkutat di 12 persen yang artinya hanya ada 12 dari 100 orang yang sudi memakai produk dan jasa keuangan syariah.

Murniati mengingatkan supaya trend ekonomi syariah yang didampingi dengan digitalisasi dan dengan adanya sumber daya manusia yang mupuni di kalangan usia produktif (bonus demografi), perlu terus dikawal.

“Jangan sampai ketika kita promosi pariwisata ramah Muslim di Sulawesi Tenggara, ternyata ada kelompok LGBT yang juga mempropaganda situs wisata ramah LGBT yang sangat mudah dilakukan secara digital. Di saat kita dengan gencar promosi digitalisasi keuangan syariah, ternyata pinjaman online ilegal dan kegiatan judi online merambah masuk ke seluruh wilayah Indonesia dengan mudah termasuk ke Sulawesi Tenggara” kata Murniati.

Maka dari itu, dia mengajak agar pegiat ekonomi syariah menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk mempromosikan ekonomi syariah dengan sasaran yang tepat dan berkesinambungan. Saat ini AI malahan banyak disalahgunakan sehingga dampaknya sangat merugikan masyarakat salah satunya “deepfaking” yang mempromosikan situs judi online secara masif.

Selain menjadi pembicara di acara FESyar, Murniati yang juga Pendiri dan Motivator Sakinah Finance ini juga mengisi kajian literasi syariah untuk komunitas disabilitas di Kendari yang dibina oleh Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), berkunjung ke Pesantren Hidayatullah di Kendari, dan memberikan masukan atas kegiatan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) di FESyar.*Humas Sakinah Finance

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekonomi SyariahFestival Ekonomi SyariahIndonesia Sharia Economic FestivalSakinah Finance
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Melaka Menimbang Arahan Raja Malaysia Tentang Pembatasan Pengeras Suara Masjid
Tulisan selanjutnya Rumah Sakit di Filipina Tempat Buronan Kriminal Ganti Wajah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

Berita
2 Juli 2026 21:51
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin

Terbaru

  • Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

2 Juli 2026 11:54
Berita

Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

30 Juni 2026 16:35
Berita

MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara

30 Juni 2026 16:06
Berita

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

29 Juni 2026 17:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?