Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Saksi Mata Dengar Suara Sebelum Ledakan Terjadi di Kamar Ismail Haniyah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2024 17:10 5:10 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Agustus 2024 18:00
Bagikan
Bangun tempat Ismail Haniyah yang diledakkan Mossad
Bagikan

Hidayatullah.com – Tiga orang saksi yang berada di dalam gedung di mana Ismail Haniyah dibunuh mengatakan kepada Middle East Eye bahwa pemimpin politik Hamas tersebut terbunuh oleh proyektil yang ditembakkan ke arah kamarnya dan bukan oleh bom.

Orang-orang tersebut, yang salah satunya tinggal di sebuah kamar di dekat kamar Haniyah, mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka mendengar suara sebelum ledakan mengguncang gedung tersebut. Adanya suara menurut mereka konsisten dengan suara yang ditimbulkan oleh rudal.

“Ini jelas merupakan proyektil dan bukan bom yang ditanam,” kata salah satu dari mereka kepada MEE, dan menambahkan bahwa mereka melihat dampak dari ledakan yang tampaknya konsisten dengan serangan rudal.

Dua orang lainnya, yang tinggal di lantai yang berbeda, juga menyaksikan akibat dari serangan tersebut, yang mengakibatkan runtuhnya sebagian langit-langit dan dinding luar kamar Haniyah.

Ismail Haniyah, seorang pejabat veteran Hamas yang telah memainkan peran penting dalam pembicaraan untuk gencatan senjata di Gaza, terbunuh bersama pengawalnya, Wasim Abu Shaaban, pada hari Rabu, beberapa jam setelah mereka menghadiri upacara pengambilan sumpah Presiden baru Iran Masoud Pezeshkian.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Pembunuhan Haniyah merupakan pembunuhan tokoh tinggi kedua yang dilakukan penjajah ‘Israel’ dalam beberapa jam, menyusul serangan di Beirut yang menewaskan komandan senior Hizbullah, Fuad Shukr, yang meningkatkan kekhawatiran bahwa wilayah tersebut akan meluncur ke arah perang besar.

Sebuah sumber di kepresidenan Iran mengatakan kepada MEE bahwa gedung tempat Haniyah dan beberapa tamu undangan Palestina lainnya menginap terletak di dekat istana Saadabad di Teheran dan dijaga oleh Garda Revolusi Iran (IRGC).

Menurut analisis daerah tersebut, bangunan itu terletak di lereng bukit di tepi utara Teheran, di kaki pegunungan Alborz, dan tidak ada bangunan tempat tinggal lain di sekitar kompleks tersebut.

Tak lama setelah pembunuhan tersebut, pejabat senior Hamas Khalil Al-Hayya mengatakan kepada para wartawan, dengan mengutip para saksi mata, bahwa serangan tersebut dilakukan oleh sebuah rudal yang “secara langsung menghantam” Haniyah.

Dalam konferensi persnya di Teheran, Hayya menambahkan bahwa meskipun Hamas dan Iran tidak menginginkan perang regional, pembunuhan tersebut harus dibalas.

Informasi yang terkonfirmasi mengenai keadaan kematian Haniyah masih sangat sedikit dan para pejabat Iran sejauh ini masih enggan untuk mengungkapkan banyak rincian dari investigasi atas serangan tersebut.

Pada hari Rabu, komisi keamanan nasional dan kebijakan luar negeri parlemen Iran mengadakan pertemuan darurat untuk membahas pembunuhan pejabat Hamas tersebut.

Namun seorang pejabat senior kepolisian mengatakan kepada komisi tersebut bahwa ia tidak memiliki informasi untuk disampaikan kepada para anggota parlemen, dan tidak ada seorang pun dari IRGC yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Keterangan yang didengar oleh MEE tampaknya menimbulkan pertanyaan tentang laporan bahwa Haniyah mungkin telah dibunuh oleh sebuah bom yang diletakkan di dalam gedung tempat ia tinggal.

Pada hari Kamis, New York Times melaporkan bahwa Haniyah telah terbunuh oleh sebuah bom canggih yang ditanam di kamarnya sekitar dua bulan sebelumnya.

Namun kantor berita Fars yang berafiliasi dengan IRGC melaporkan bahwa penyelidikan mengindikasikan bahwa Haniyah telah “dihantam oleh proyektil” dan menyimpulkan bahwa keterlibatan Israel “tidak dapat dikesampingkan”.

Israel tidak membantah bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Namun ketika ditanya mengenai kematian Haniyah pada sebuah konferensi pers pada hari Kamis, juru bicara militer Daniel Hagari mengatakan: “Selain membunuh pemimpin senior Hizbullah Fuad Shukr di Lebanon, kami tidak melakukan serangan udara pada malam itu di mana pun di Timur Tengah.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Garda Revolusi IraniranIsmail Haniyehisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pekerjaan ‘Mengontrol’ Hidup Kita, Tanda ‘Workaholic’
Tulisan selanjutnya Turki akan Turut Gugat ‘Israel’ di Mahkamah Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?