Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Erdogan: Satu-satunya Langkah untuk Hentikan ‘Israel’ adalah Aliansi Negara Islam

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 September 2024 22:34 10:34 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 September 2024 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negara-negara Islam harus membentuk aliansi melawan “ancaman yang makin luas” dari ‘Israel’.

Daftar isi
  • Membaiknya hubungan Turki dengan negara Arab
  • Era Baru
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Erdogan juga mengecam pembunuhan terhadap seorang aktivis HAM berdarah Turki-Amerika oleh pasukan ‘Israel’ saat mengikuti demonstrasi menolak pemukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat.

“Satu-satunya langkah yang akan menghentikan arogansi Israel, banditisme Israel, dan terorisme negara Israel adalah aliansi negara-negara Islam,” ujar Erdogan dalam sebuah acara asosiasi sekolah Islam di dekat Istanbul.

Membaiknya hubungan Turki dengan negara Arab

Erdogan menegaskan bahwa langkah Turki memperbaiki hubungan dengan Mesir dan Suriah bertujuan untuk “membentuk garis solidaritas melawan ancaman ekspansionisme yang semakin meningkat,” yang menurutnya juga mengancam Libanon dan Suriah.

Perlu diketahui, pada Rabu (04/09/2024) Presiden Erdogan menyambut kedatangan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi di Ankara, Turki. Ini merupakan kunjungan pertama Al-Sisi sejak menjabat sebagai Presiden Mesir usai menggulingkan pemerintahan Mursi.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Erdogan mengatakan pada bulan Juli bahwa Turki akan menyampaikan undangan kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad “kapan saja” untuk kemungkinan pembicaraan guna memulihkan hubungan antara kedua negara tetangga, yang memutuskan hubungan pada tahun 2011 setelah pecahnya perang saudara di Suriah.

Menghangatnya hubungan antara kedua negara mayorias Islam membuat jengkel ‘Israel’.

Menteri Luar Negeri Zionis ‘Israel’, Israel Katz, memposting sebuah foto AI di X yang menggambarkan Erdogan sedang menembaki sebuah miniatur kota dengan pemimpin Hamas Yahya Sinwar yang sedang melihat.

“Erdogan dan Ikhwanul Muslimin telah bekerja sama dengan Iran selama bertahun-tahun untuk membasmi rezim-rezim Arab moderat di Timur Tengah,” tuduhnya. “Lebih baik bagi Erdogan untuk diam dan merasa malu.”

Era Baru

Kedua negara menandatangi 17 kesepakatan sebagian besar terkait perdagangan, menurut Al-Jazeera pada Rabu (04/09/2024). Reporter Al-Jazeera mengatakan bahwa kedua pemimpin membahas perang Israel di Gaza, dengan fokus pada pencarian solusi untuk mengkoordinasikan pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina yang terkepung.

Pertemuan ini menandai era baru dalam hubungan antara Turki dan Mesir, yang para pemimpinnya telah berselisih dalam berbagai konflik dan masalah politik selama bertahun-tahun.

“Saya pikir kebutuhan geopolitik dan tantangan keamanan yang sama telah memaksa keduanya untuk bersatu,” katanya reporter Al-Jazeera Resul Sedar.

Setelah satu dekade hubungan yang membeku, kedua pemimpin mengatakan bahwa mereka telah membuka “lembaran baru” dalam hubungan mereka pada bulan Februari, ketika Ergodan mengunjungi Kairo.

Pada tahun 2013, Ankara dan Kairo memutuskan hubungan setelah Al-Sisi, yang saat itu menjabat sebagai menteri pertahanan Mesir, memimpin sebuah koalisi untuk menggulingkan Presiden Mohamed Mursi, sekutu Turki dan bagian dari gerakan Ikhwanul Muslimin.

Erdogan mengatakan pada saat itu bahwa ia tidak akan pernah berbicara dengan “siapa pun” seperti Al-Sisi, yang pada tahun 2014 menjadi presiden negara dengan penduduk terpadat di dunia Arab.

Di Mesir, Turki dipandang sebagai salah satu musuh utama sebagai pendukung Ikhwanul Muslimin, yang ditetapkan sebagai organisasi teroris. Kedua negara saling mengusir duta besar masing-masing dan hubungan pun memburuk.

Banyak anggota oposisi Mesir yang mencari perlindungan di Turki, di mana mereka mengoperasikan saluran televisi, yang sering kali menyuarakan seruan protes di Mesir terhadap el-Sisi.

Sebagai gantinya, media Mesir mendukung upaya kudeta di Turki pada tahun 2016 dan menyesalkan kegagalannya.

Meskipun selama satu dekade terakhir hubungan keduanya renggang, perdagangan antara kedua negara terus berlanjut: Turki adalah mitra dagang terbesar kelima Mesir, sementara Mesir adalah mitra terbesar Turki di Afrika.

Hubungan di antara mereka mulai mencair pada tahun 2020 ketika Turki memulai upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dengan saingan regional, termasuk Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdel Fatah Al-SisiHeadlineMesirnegara IslamPresiden Recep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Bunuh Aktivis AS Israel Bunuh Aktivis AS yang Ikut Demonstrasi Menolak Pemukiman Ilegal Yahudi
Tulisan selanjutnya Aksi Heroik Supir Truk Yordania, Tembak Mati 3 Penjaga Perbatasan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?