Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Strategi Swedia untuk Usir Imigran, Tawarkan Rp 524 Juta Bagi yang Mau Pulang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 15 September 2024 22:27 10:27 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 September 2024 05:00
Bagikan
Imigran Swedia
Bagikan

Hidayatullah.com – Swedia menawarkan uang sebesar $34.000 atau setara Rp 524 juta bagi keluarga imigran yang mau secara sukarela kembali ke negara asal. Langkah ini merupakan salah satu dari banyak strategi negara Barat untuk mengurangi jumlah pencari suaka.

Kebijakan yang mulai berlaku pada 2026 ini mencatat kenaikan insentif hingga $ 970 per orang dewasa dan $ 485 per anak.

Dalam sebuah konferensi pers pada tanggal Kamis (12/09/20240) Menteri Migrasi Swedia, Johan Forssell, menyebut kebijakan baru ini sebagai sebuah “pergeseran paradigma.”

Swedia sejak tahun 2015 telah membuka perbatasannya bagi 162.877 pencari suaka, sebagian besar dari Suriah, Afganistan, dan Irak, sebagai sebuah “negara adikuasa kemanusiaan”.

Sistem hibah, yang diterapkan pada tahun 1984, dimaksudkan untuk memberikan insentif finansial bagi para imigran untuk secara sukarela kembali ke negara asalnya, namun hanya satu orang yang mengambil tawaran yang ada pada tahun lalu, menurut Forssell.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Jika lebih banyak orang mengetahui tentang hibah ini dan jumlahnya ditingkatkan, kemungkinan besar akan lebih banyak yang menerima tawaran tersebut, kata Ludvig Aspling dari Partai Demokrat Swedia kepada para wartawan.

Setelah berkuasa pada tahun 2022, Ulf Kristersson, perdana menteri pertama dalam sejarah Swedia yang mengandalkan dukungan dari partai sayap kanan Swedia, bersumpah untuk bersikap lebih keras terhadap imigrasi dan kejahatan.

Taktik semacam ini merupakan bagian dari tren yang mulai terlihat di negara-negara tetangga Eropa, yang turut memperketat kebijakan migrasi mereka secara agresif.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:imigranimigrasiswedia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rudal Hipersonik Houthi Pertahanan Udara ‘Israel’ Gagal, Rudal Hipersonik Houthi Hantam Tel Aviv
Tulisan selanjutnya Riset: 60 Persen Siswa Muslim di New York Alami Perundungan Pasca Taufan Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?