Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terima Tiket Nonton F1 dan Menumpang Jet Pribadi Bekas Menteri Singapura Dibui

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2024 16:51 4:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Oktober 2024 16:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Singapura, hari Kamis (3/10/2024), menjatuhkan hukuman penjara 12 bulan atas seorang bekas menteri karena menghalangi proses hukum dan menerima hadiah bernilai lebih dari $300.000, termasuk tiket menonton F1 dan menumpang jet pribadi.

S. Iswaran – yang menduduki jabatan menteri selama 13 tahun di bidang perdagangan, komunikasi dan transportasi – mengaku bersalah atas empat dakwaan menerima hadiah yang sepatutnya tidak diterima dan satu dakwaan menghalangi proses hukum.

Dilansir Reuters, pengadilan mengatakan Iswaran, 62, masih dapat menghabiskan sisa masa bebas tahanan dengan jaminan selama beberapa hari dan memulai masa hukuman pada hari Senin pekan depan.

Saat menjabat sebagai menteri perhubungan, Iswaran menerima banyak hadiah dari para pengusaha, termasuk tiket pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris, Grand Prix Formula 1 Singapura, pertunjukan musikal di London, dan mendapatkan tumpangan terbang dengan jet pribadi.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Total nilai hadiah yang diterimanya lebih dari 400 ribu dolar Singapura, kata pihak kejaksaan.

Iswaran mengundurkan diri dari jabatan menteri perhubungan setelah kurang dari tiga tahun menjabat ketika ia pertama kali dikenai dakwaan pada bulan Januari.

Jaksa awalnya menjerat Iswaran dengan 35 pelanggaran tetapi kemudian hanya mengajukan lima dakwaan.

Semula Iswaran bersikukuh menyatakan dirinya tidak bersalah dan akan berjuang untuk membersihkan namanya, tetapi kemudian dia mengaku bersalah atas lima dakwaan yang diajukan ke pengadilan, dua di antaranya awalnya dakwaan terkait korupsi tetapi kemudian diubah menjadi dakwaan menerima hadiah.

Kasus Iswaran ini menghebohkan Singapura, negara kecil nan kaya raya yang memberikan gaji tinggi kepada pejabat dan pegawai pemerintah guna mencegah terjadinya korupsi, dan kerap termasuk di dalam peringkat lima tertinggi indeks persepsi korupsi yang disusun Transparency International.

Kasus korupsi terakhir yang melibatkan seorang menteri Singapura tercatat tahun 1986, ketika menteri pembangunan nasional kala itu diselidiki dalam kasus dugaan suap, tetapi dia meninggal dunia sebelum berkas dakwaan diajukan ke pengadilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:singapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Rusia Pembakar Qur’an Juga Didakwa Pengkhianatan
Tulisan selanjutnya Iran-Israel Memanas Maskapai Penerbangan Teluk Arab Mengubah Rute

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?