Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Protes Jerman Tutup Semua Konsulatnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 November 2024 08:58 8:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 November 2024 08:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Iran memprotes keputusan Jerman yang menutup semua konsulatnya, menyebut tindakan itu sebagai “sanksi” terhadap orang Iran yang tinggal di Jerman.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock pada hari Kamis (31/10/2024) mengumumkan bahwa tiga konsulat Iran akan ditutup di Jerman sebagai tanggapan atas eksekusi warga negara ganda Jerman-Iran Jamshid Sharmahd.

“Penutupan Konsulat Iran di Jerman merupakan sanksi terhadap warga negara Iran yang tinggal di negara tersebut — yang sebagian besar juga memiliki kewarganegaraan Jerman,” kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, hari Jumat (1/11/2024), memprotes tindakan Jerman itu lewat media sosial.

Pada hari Kamis, Jerman memerintahkan penutupan konsulat Iran di Frankfurt, Hamburg, dan Munich, tetapi mengatakan kedutaan besar di Berlin akan tetap buka.

“Kami sudah berulang kali dan dengan tegas menjelaskan kepada Teheran bahwa eksekusi seorang warga negara Jerman akan menimbulkan konsekuensi serius,” kata Menteri Luar Negeri Baerbock saat mengumumkan penutupan tersebut.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Pada hari Senin, Iran mengatakan telah mengeksekusi Sharmahd setelah ia divonis hukuman mati pada tahun 2023 atas tuduhan “kerusakan di Bumi” terkait dengan serangan tahun 2008 terhadap sebuah masjid dan sejumlah insiden lainnya.

Pemerintah Jerman, keluarga, dan aktivis hak asasi manusia menolak tuduhan terhadapnya dan menganggap persidangan Sharmahd tidak adil.

Baerbock juga mengatakan Jerman akan meminta sanksi Uni Eropa terhadap mereka yang terlibat dalam eksekusi Sharmahd, termasuk terhadap Korps Garda Revolusi Iran.

Sementara itu, warga Jerman diimbau untuk tidak melakukan perjalanan dan segera meninggalkan Iran.

“Kami ingin menyelamatkan warga Jerman lainnya dari nasib yang sama [seperti Jamshid Sharmahd,” kata jubir Kementerian Luar Negeri Sebastian Fischer hari Jumat, seperti dilansir DW.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranJerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekspor Mi Instan Korea Selatan Tembus $1 Miliar
Tulisan selanjutnya Kantor Pusat Partai Pendukung Sheikh Hasina Dibakar Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?