Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Taliban Afghanistan akan Kirim Delegasi ke KTT Iklim COP29 di Azerbaijan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 November 2024 09:28 9:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 November 2024 09:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kementerian Luar Negeri Afghanistan hari Ahad (10/11/2024) mengatakan kepada kantor berita AFP dan Reuters bahwa pemerintah Kabul akan mengirimkan delegasi ke Azerbaijan untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi iklim COP29 yang digelar pada 11-22 November 2024 di Baku.

Itu akan menjadi keikutsertaan pertama Afghanistan dalam konferensi iklim sejak Taliban mengambil alih kekuasaan pada 2021.

Pemerintahan Taliban saat ini belum mendapatkan pengakuan internasional sebagai dan Perserikatan Bangsa-Bangsa masih belum mengizinkan Taliban mengisi kursi kosong Afghanistan di Majelis Umum.

Penyelenggara COP29 juga menunda keputusan untuk mempertimbangkan partisipasi Afghanistan sejak 2021, yang berarti negara tersebut tidak dapat menghadiri pertemuan puncak lainnya.

“Delegasi pemerintah Afghanistan akan berada di Baku” untuk menghadiri pertemuan puncak tersebut, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan Abdul Qahar Balkhi kepada AFP.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mengutip sumber-sumber off-the-record, AFP dan Reuters melaporkan bahwa delegasi Taliban hanya akan berstatus sebagai pengamat dan bukan peserta penuh dalam acara 2024 United Nations Climate Change Conference, atau lebih dikenal dengan sebutan COP29, di Baku. Artinya mereka hanya diizinkan mengikuti diskusi-diskusi kecil di dan berpeluang melakukan pertemuan bilateral dengan negara peserta lainnya.

Delegasi Afghanistan itu tidak dapat diberikan status peserta penih karena Taliban belum diakui dunia internasional sebagai pemegang pemerintahan sah. Sebagaimana diketahui masyarakat internasional masih enggan memberikan pengakuan disebabkan Taliban memberlakukan pembatasan ketat terhadap hak-hak rakyat terutama kalangan anak perempuan dan wanita.

Akan tetapi dalam urusan perubahan iklim, para pejabat dari Badan Nasional Perlindungan Lingkungan Afghanistan (NEPA) berargumen bahwa masalah politik harus dikesampingkan.

“Perubahan iklim adalah masalah kemanusiaan,” kata Zainulabedin Abid, wakil kepala NEPA, kepada AFP bulan lalu. “Kami telah meminta masyarakat internasional untuk tidak mengaitkan perubahan iklim dengan politik.”

Meskipun populasinya relatif kecil dan jarang, Afghanistan dianggap sebagai salah satu negara yang paling terkena dampak perubahan iklim di seluruh dunia.

Banjir bandang awal tahun ini menewaskan ratusan orang, dan negara yang sangat bergantung pada hasil pertanian ini selama beberapa dekade terakhir mengalami kekeringan.

Kebanyakan warga Afghanistan hidup sebagai petani subsisten dan menghadapi kerawanan pangan yang semakin parah di tengah curah hujan musiman yang berfluktuasi dan lanskap yang kebanyakan merupakan lahan gersang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanCOP29perubahan iklimTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengusaha Kripto Ditembak Mati di Bandara São Paulo
Tulisan selanjutnya Kasus Narkoba Marak Prancis Tambah Jumlah Aparat dan Pengadilan Khusus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?