Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengusaha Kripto Ditembak Mati di Bandara São Paulo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 November 2024 08:35 8:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 November 2024 08:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pengusaha kripto Brazil tewas ditembak dan tiga orang lainnya mengalami luka dalam peristiwa pembunuhan di Bandara Internasional São Paulo di Guarulhos.

Para korban dihujani peluru saat seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dari dalam sebuah mobil hitam yang diparkir di luar terminal 2 bandara, yang sebagian besar digunakan untuk penerbangan domestik.

Polisi mengidentifikasi korban tewas adalah Antônio Vinícius Lopes Gritzbach, yang sebelumnya mendapatkan ancaman mati dari First Capital Command (PCC), sindikat kejahatan terkuat di Brazil, lansir The Guardian Jumat (8/11/2024).

Pihak kejaksaan menggambarkan Lopes Gritzbach sebagai seorang pengusaha yang berbisnis bitcoin dan mata uang kripto. Dia terjerat pidana pencucian uang, dan belum lama ini mengadakan tawar-menawar dengan jaksa setempat untuk mengungkapkan tentang hubungannya dengan organisasi kriminal tersebut dengan imbalan hukuman yang lebih ringan, kata polisi.

Polisi belum memastikan berapa jumlah pelaku bersenjata yang terlibat dalam serangan di bandara itu.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan keadaan setelah terjadinya serangan, dua korban tampak tergeletak di tanah.Dibentuk pada Agustus 1993, PCC berkembang menjadi organisasi kriminal yang paling ditakuti di Brazil. Mereka menguasai pasar perdagangan narkoba, rute-rute penyelundupan, kota-kota kumuh rawan kejahatan, serta penjara di berbagai daerah di Brazil. Mereka bahkan merambah hingga pedalaman hutan Amazon.

PCC juga aktif melakukan tindak kejahatan di beberapa negara Amerika Selatan lain, seperti tetangga Paraguay, di mana kelompok itu melakukan aksi-aksi perampokan bersenjata bernilai jutaan dolar, aksi pemboman, serta pembunuhan dengan target tertentu.

Beberapa tahun terakhir PCC menjalin kerja sama dengan organisasi kriminal internasional, bermitra dengan para penghasil kokain di Bolivia serta kelompok mafia Italia.

PCC memiliki ribuan anggota dan mengembangkan bisnis ilegalnya, termasuk penambangan emas di kawasan hutan tropis Amazon.

PCC menguasai salah satu rute penyelundupan paling penting, yang menghubungkan Bolivia dan Brazil dengan Eropa dan Afrika. Mereka membanjiri Eropa dengan kokain asal Amerika Latin, melakukan pembunuhan-pembunuhan dengan menaruh bom pada mobil dan terlibat baku tembak di berbagai tempat di Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BrazilKripto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maskapai Penerbangan Eropa menolak ke Israel Tiga Maskapai Besar Eropa Hentikan Penerbangan ke ‘Israel’, Ada yang Sampai 2025
Tulisan selanjutnya Taliban Afghanistan akan Kirim Delegasi ke KTT Iklim COP29 di Azerbaijan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?