Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Remaja Pasien Pertama Flu Burung Kanada Dikabarkan Kritis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 November 2024 12:38 12:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 November 2024 12:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang remaja yang disebut sebagai pasien manusia pertama flu burung di Kanada dikabarkan dalam kondisi kritis.

“Sebelumnya, dia adalah remaja yang sehat, jadi tidak ada kondisi yang mendasarinya,” kata Bonnie Henry, pejabat kesehatan Provinsi British Columbia, dalam konferensi pers pada hari Selasa (12/11/2024) seperti dilansir Reuters.

“Hal ini mengingatkan kita bahwa pada orang muda, ini adalah virus yang dapat berkembang dan menyebabkan penyakit yang cukup parah dan pemburukan keadaan yang saya sebutkan itu terjadi cukup cepat.”

Aparat kesehatan British Columbia hari Sabtu mengatakan bahwa provinsi itu sudah mendeteksi kasus pertama pada manusia flu burung H5 yang dialami seorang remaja.

Henry mengatakan pihak terkait masih berusaha mengidentifikasi varian apa yang menjangkiti anak tersebut.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Dia tidak mengungkapkan apa jenis kelamin dan usia remaja itu, tetapi menjelaskan bahwa dia pertama kali mengalami gejala pada 2 November dan kemudian dites pada 8 November ketika dibawa ke rumah sakit. Gejala-gejala yang dialaminya antara lain konjungtivitis, demam dan batuk.

Pada hari Selasa tanggal 12 November remaja itu menerima perawatan untuk sindrom gangguan pernapasan akut, katanya.

Remaja tersebut tidak terpapar lingkungan pertanian atau peternakan, tetapi bergaul dengan hewan-hewan anjing, kucing dan reptil, kata Henry. Sejauh ini sumber infeksinya belum berhasil diidentifikasi, dan masih terus ditelusuri.

Aparat kesehatan masyarakat telah mengidentifikasi dan menguji sekitar tiga puluhan kontak dan tidak menemukan siapa pun yang terinfeksi virus selain anak tersebut.

Flu burung sudah menginfeksi hampir 450 peternakan sapi perah di 15 negara bagian Amerika Serikat sejak Maret, dan otoritas pengendalian penyakit CDC telah mengidentifikasi 46 kasus flu burung pada manusia sejak April.

Di Kanada, British Columbia sejauh ini mengidentifikasi sedikitnya 26 tempat di seluruh provinsi, kata Henry pada hari Selasa, dan banyak burung liar telah dinyatakan positif. Kanada belum menemukan kasus flu burung pada ternak sapi dan tidak bukti virus tersebut mencemari sampel susu yang diperiksa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:flu burungkanada
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biar Susu Tak Dibuang, Masjid di Sleman Yogyakarta Ini Bantu Jasa Titip, 1.200 Liter Ludes
Tulisan selanjutnya Puluhan Ribu Umat ​​Islam India Protes RUU Wakaf yang Bisa Merampas Tanah Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?