Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kanada Dikabarkan Gagalkan Rencana Pembunuhan Bekas Menteri Kehakiman pro-Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 November 2024 09:47 9:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 November 2024 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Koran Globe and Mail mengabarkan bahwa otoritas Kanada berhasil menggagalkan rencana Iran untuk membunuh Orwin Cotler, bekas menteri kehakiman dan aktivis HAM yang kerap mengkritik Teheran dan dikenal pro-Israel.

Cotler merupakan bekas menteri Kanada yang kini berusia 84 tahun, dan pernah menjabat jaksa agung dari tahun 2003 sampai 2006. Dia pensiun dari dunia politik pada 2015 tetapi masih terlibat dalam aktivitas kampanye HAM di berbagai belahan dunia.

Menurut Globe and Mail, Cotler diberitahu bulan lalu bahwa dia menghadapi ancaman langsung – dalam waktu 48 jam – pembunuhan dari agen-agen Iran, lansir AFP Senin (18/11/2024).

Pihak berwenang melacak dua tersangka berkaitan dengan rencana itu, kata surat kabar itu, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Cotler sudah menerima perlindungan dwri pihak kepolisian selama lebih dari setahun, menyusul serangan 7 Oktober 2023 oleh Hamas di wilayah pendudukan Israel.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Cotler adalah seorang Yahudi dan berkampanye ke seluruh dunia supaya Korps Garda Revolusi Iran dimasukkan ke dalam daftar teroris.

Nama Cotler kabarnya juga disebut dalam investigasi FBI tahun 2022 berkaitan dengan pembunuhan aktivis HAM Masih Alinejad di New York oleh pembunuh bayaran.

Ottawa, yang membekukan hubungan diplomatik dengan Teheran sejak lebih dari satu dekade lalu, pada bulan Juni 2024 menyatakan Korps Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris.

Sebagai seorang pengacara, Cotler juga mewakili sejumlah disiden dan narapidana politik Iran. Dia menjabat sebagai ketua internasional untuk Raoul Wallenberg Centre for Human Rights dan seorang pendukung setia Israel.

Anak perempuannya, Michal Cotler-Wunsh, merupakan seorang politisi dan diplomat Isrsel yang pernah menjabat sebagai anggota parlemen Israel.

Jean-Yves Duclos, menteri senior di pemerintahan wilayah Provinsi Quebec, di mana Cotler tinggal, mengomentari kabar tentang upaya pembunuhan tersebut. Sepertinya “sangat sulit bagi Cotler, khususnya, serta keluarga dan temannya untuk mendengar” tentang rencana jahat tersebut.

Seorang pejabat menteri pemerintah lokal lainnya, Francois-Philippe Champagne, menyebut rencana pembunuhan itu “sangat meresahkan”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Irwin Cotlerisraelkanada
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Juru Bicara Hamas, Abu Ubaida Amerika Serikat Berlakukan Sanksi Atas 6 Tokoh Senior Hamas
Tulisan selanjutnya Situs Arkeologi Lebanon UNESCO Ratusan Arkeolog Desak UNESCO Lindungi Situs Budaya Lebanon dari Serangan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?