Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Industri Mobil Jerman Lesu Bosch akan PHK 5.000 Pekerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 November 2024 09:08 9:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 November 2024 09:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan pembuat suku cadang mobil Jerman Bosch, hari Jumat (22/11/2024) mengatakan akan melakukan pemangkasan jumlah pekerja sebanyak 5.000 karena industri otomotif Jerman sedang lesu dan langkah itu diambil guna mengurangi biaya produksi supaya tetap kompetitif di pasar internasional.

Juru bicara Bosch mengatakan sebayak 3.800 pemangkasan akan dilakukan di Jerman.Berapa pastinya jumlah pekerja yang akan diberhentikan akan dinegosiasikan dengan perwakilan-perwakilan dari pihak pekerja, lansir DW.

Dalam sebuah pernyataan terpisah, Bosch mengatakan sedang melakukan investasi signifikan dalam teknologi baru.

“Kami harus mengadaptasikan struktur kami dengan lingkungan pasar yang berubah dan mengurangi biaya guna memperkuat daya saing,” kata manajer Bosch Stephan Hölzl.

“Produksi kendaraan global akan stagnan tahun ini di sekitar 93 juta unit, jika tidak menurun sedikit dibandingkan tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Baca Juga

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Menurut Bosch, produsen membutuhkan lebih sedikit komponen untuk membuat kendaraan listrik, yang juga menjadikan prosesnya tidak terlalu padat karya atau tidak membutuhkan banyak tenaga kerja manusia.

Bosch juga mengatakan berencana untuk memangkas sampai 1.300 pekerja antara 2027 dan 2030 di divisinya yang membuat sistem kemudi untuk mobil dan truk, yang berbasis di Swäbisch Gmünd di negara bagian Baden Württemberg di selatan Jerman.

Pada Desember 2023 perusahaan itu sudah mengumumkan rencana pemberhentian 1.500 pekerjaan.Ketua dewan pekerja divisi otomotif Bosch di Jerman, Frank Sell, menyebut rencana pemutusan hubungan kerja itu sebagai “tamparan di wajah” dan berjanji akan melawannya.

Industri kendaraan listrik Jerman untuk pertama kali mengumumkan penurunan pasar.

Krisis menimpa sejumlah pabrikan Jerman lain, yang mana ZF, Continental dan Webasto juga mengumumkan PHK.

Volkswagen (VW) sudah mengatakan akan menutup pabrik dan memberhentikan banyak pekerja guna menekan biaya. Perusahaan otomotif raksasa Jerman itu mengaku kesulitan dalam menghadapi persaingan pasar kendaraan listrik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BoschJerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Belanda Temukan Patung Kurcaci Terbuat dari 2Kg Ekstasi
Tulisan selanjutnya Tahun 2024 Belum Berakhir Sudah 281 Pekerja Kemanusiaan Terbunuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?