Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Volkswagen Tetap akan Tutup 3 Pabrik dan PHK Ribuan Karyawan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 November 2024 07:28 7:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 November 2024 07:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Thomas Schäfer, CEO dari perusahaan otomotif Volkswagen Passenger Cars, mengatakan kepada koran Jerman Welt am Sonntag bahwa pihaknya tetap akan melaksanakan rencana penutupan pabrik yang berimbas pada pengurangan ribuan karyawan, meskipun mendapatkan kecaman dari serikat-serikat buruh.

“Kami perlu mengurangi kapasitas dan menyesuaikan diri dengan realitas baru,” kata Schäfer, seperti dilansir DW Ahad (24/11/2024).

Pada bulan Oktober, perusahaan itu mengatakan akan menutup tiga pabrik, yang berarti ribuan pekerja harus di-PHK.

Ketika ditanya oleh Welt am Sonntag apakah perusahaan dapat membatalkan salah satu dari penutupan itu, Schäfer menjawab, “Saat ini kami tidak melihat hal itu.”

Pejabat eksekutif Volkswagen itu juga menegaskan kembali rencana untuk memberhentikan sebagian pekerja, dengan mengatakan perampingan “tidak cukup” jika hanya mengandalkan skema pensiun dini dan tawaran pesangon.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

“Proses itu akan memakan waktu terlalu lama,” kata Schäfer. Dia meyakini rencana pengurangan karyawan akan memakan waktu tiga hingga empat tahun.

“Tidak ada gunanya menunda restrukturisasi sampai tahun 2035. Saat itu kita akan tertinggal jauh di belakang dalam persaingan,” kata Schäfer.

Pimpinan eksekutif Volkswagen itu menjelaskan bahwa perusahaan saat ini menghadapi beban besar dalam biaya tenaga kerja dibandingkan para pesaingnya. Dia juga mengaku setuju bahwa manajemen harus melakukan pemotongan gaji, salah satu isu yang diangkat serikat pekerja IG Metall selama negosiasi.

Perwakilan buruh Volkswagen memberikan dukungan terhadap aksi mogok terbatas di sejumlah pabrik di Jerman sejak awal Desember 2023.

IG Metall mengatakan aksi tersebut akan membuat Volkswagen “berada di bawah tekanan besar.”

Thorsten Gröger, negosiator dari pihak IG Metall, mengatakan penutupan pabrik dan PHK besar-besaran yang direncanakan pihak manajemen akan menjadi sengketa besar yang sudah lama tidak tampak di negara itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanVolkswagen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Makan Guna Hindari Wajib Militer Pria Korsel Dihukum Bui
Tulisan selanjutnya Orang Keuskupan Katolik Singapura 20 Tahun Kemudian Baru Didakwa Pencabulan Bocah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?