Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

New Zealand Tutup Industri Pacuan Anjing Greyhound

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Desember 2024 17:04 5:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Desember 2024 16:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah New Zealand, hari Selasa (10/12/2024), mengatakan akan menutup industri pacuan anjing greyhound, dengan alasan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan dan tingginya angka cedera dan kematian anjing pacuan.

Winston Peters, menteri yang mengurus industri pacuan dan perjudian di NZ, mengatakan pacuan greyhound akan dihapus dalam kurun waktu 20 bulan ke depan, guna memberikan para pelatihnya kesempatan untuk merumahkan anjing-anjing pacuan.

“Ini bukan keputusan yang diambil secara mudah, tetapi tujuan utama kami adalah melindungi kesejahteraan anjing pacuan,” kata Peters dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP.

Greyhound Racing New Zealand mengatakan ratusan pelatih, peternak anjing dan karyawan yang bekerja di industri tersebut kini menghadapi risiko kehilangan mata pencaharian.

Pacuan anjing greyhound menyumbang 8,5% dari industri balapan di New Zealand yang bernilai NZ$1,3 miliar ($760 juta), dengan lebih dari 1.000 pekerjaan full-time, menurut data yang tersedia.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Organisasi nirlaba Safe for Animals mengatakan terdapat 13 kematian greyhound selama musim pacuan 2023-2024 di New Zealand.

Coalition for the Protection of Greyhounds mendokumentasikan ratusan kematian dan puluhan ribu kasus cedera yang dialami anjing pacuan di Australia selama beberapa tahun terakhir.

Negara bagian New South Wales di Australia memutuskan untuk melarang pacuan greyhound pada 2017 tetapi batal disebabkan banyak penentangan dari pelaku bisnisnya.

New Zealand merupakan salah satu dari segelintir negara yang masih melegalkan pacuan greyhound komersial.

Belakang ini jumlah arena pacuan greyhound di Australia, Amerika Serikat, Irlandia dan Inggris terus berkurang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anjinggreyhoundNew Zealand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Media Sosial Pengaruhi Kosakata Baru Generasi Alpha
Tulisan selanjutnya Kajian UGM: Teknologi AI Memudahkan, tapi Tak Sepenuhnya Menggantikan Manusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?